Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

668 Guru Swasta di Kudus Diusulkan Terima Tunjangan dari Pemkab

Bupati Kudus HM Hartopo saat menyerahkan bantuan TKGS pada salah satu guru di Kudus (Murianews/Diskominfo Kudus)

MURIANEWS, Kudus – Sebanyak 668 guru swasta di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah diusulkan untuk menerima tunjangan kesejahteraan guru swasta (TKGS) dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus.

Mereka sebelumnya belum pernah menerima tunjangan tersebut dan akan diusulkan menerima pada tahun 2023. Ke 668 guru itu terdiri dari berbagai jenjang, mulai dari TK, SD, dan SMP.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus Moch Zubaidi mengatakan, pada tahun 2021 sudah ada 2.405 guru yang telah menerima tunjangan guru swasta. Mulai dari tingkat TK hingga SMP

”Nah yang 668 ini adalah alokasi tambahan untuk tahun 2023 mendatang. Dengan rincian guru TK 522 orang, kemudian guru SD sebanyak 96 orang dan SMP sebanyak 50 orang, sehingga nanti pada 2023 ada  sebanyak 3.073 guru yang akan menerima tunjangan,” katanya, Selasa (13/9/2022).

Baca: Pemkab Kudus Telah Kucurkan Rp 3,3 Miliar untuk Bantu Guru Swasta

Walau begitu, Zubaidi mengatakan jumlah tersebut belum pasti. Mengingat di tiap bulannya selalu ada perubahan pada jumlah penerima tunjangan. Hal tersebut dikarenakan sejumlah faktor.

”Ada yang karena diterima menjadi PPPK, atau mengundurkan diri dan pensiun. Jadi tiap bulan jumlah penerimanya berubah-ubah,” pungkas dia.

Pemerintah Kabupaten Kudus, sendiri telah menyalurkan anggaran sebesar Rp 3,3 miliar untuk TKGS di jenjang sekolah dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga bulan Juli 2022.

Adapun rinciannya, adalah sebesar Rp 2,5 miliar untuk TKGS 767 guru sekolah dasar baik negeri maupun swasta. Serta sebesar Rp 854 juta untuk 208 guru SMP di sekolah negeri dan swasta. SMP sebesar Rp3,4 miliar dari alokasi anggaran sebesar Rp7,46 miliar untuk ratusan guru.

Sementara untuk guru TK dari alokasi anggaran sebesar Rp 6,74 miliar hingga Agustus 2022 telah tersalur sebesar Rp 3,99 miliar.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.