Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Lukas Enembe Hendak Ke Luar Negeri untuk Berobat, Tapi Dilarang KPK

Lukas Enembe Hendak Ke Luar Negeri untuk Berobat, Tapi Dilarang KPK
Gubernur Papua Lukas Enembe (Kompas.com)

MURIANEWS, Jakarta – Gubernur Papua Lukas Enembe telah berencana untuk ke luar negeri, yakni ke Singapura untuk berobat. Bahkan Lukas juga sudah mengantongi surat izin ke Singapura yang seharusnya berangkat pada Senin (12/9/2022) kemarin.

Namun, KPK telah bersurat ke Direktorat Jenderal Imigrasi (Ditjen Imigrasi) Kementerian Hukum, dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) untuk mencegah kepergian Lukas. Bahkan pencegahan Lukas itu sudah dilakukan sejak 7 September lalu, yakni duahari setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Pengacara Gubernur Papua Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening mengatakan, rencana pengobatan lukas itu dilakukan 12-26 September ini. bahkan pihaknya juga sudah mendapatkan izin ke untuk berobat ke Singapura dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Baca: KPK Tetapkan Gubernur Papua Lukas Enembe Tersangka Kasus Suap

”Bersama ini kami sampaikan bahwa Kementerian Dalam Negeri menyetujui ijin ke Luar Negeri,” kata Roy, dikutip dari Tempo.co, Selasa (13/9/2022).

Roy menyatakan bahwa Mendagri Tito Karnavian hanya memberikan syarat Pemerintahan Provinsi Papua tetap berjalan selama Lukas berada di luar negeri. Lukas, menurut Roy, pun telah memerintahkan jajarannya menjalani pemerintahan selama dia tak berada di sana.

Baca: KPK Larang Gubernur Papua, Lukas Enembe ke Luar Negeri

”Selama Gubernur Papua melaksanakan kegiatan dimaksud. Sekretaris Daerah Provinsi Papua melaksanakan tugas dan wewenang dengan tetap berkoordinasi dengan bertanggung jawab kepada Gubernur Papua,” ujar Roy Rening mengutip surat Tito Karnavian itu.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Tempo.co

Ruangan komen telah ditutup.