Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Pidato Soal Kenaikan Harga BBM Viral, Begini Respon Bupati Karanganyar

Bupati Karanganyar Juliyatmono. (Solopos.com/Indah Septiyaning Wardani)

MURIANEWS, Karanganyar – Bupati Karanganyar Juliyatmono menanggapi santai terkait viralnya potongan pidatonya tentang kenaikan harga BBM. Ia pun mengakui jika orang dalam video itu dirinya.

Hanya saja, ia memastikan video yang meminta warga tak ambil pusing soal kenaikan harga BBM itu diambil jauh sebelum pemerintah menaikkan BBM. Yakni, saat dirinya menghadiri acara wayangan HUT Kemerdekaan RI di wilayah Kecamatan Colomadu.

”Iya itu kan video lama sebelum bensin mundak (naik),” katanya seperti dikutip Solopos.com, Selasa (13/9/2022).

Menurutnya, apa yang disampaikan itu ditujukan untuk memberikan motivasi dan semangat kepada masyarakat untuk tetap optimistis apa pun kondisinya.

Baca: Viral Pidato Kenaikan BBM Bupati Karanganyar: Rak Duwe Duit? Rasah lungo

”Masyarakat jangan ditakut-takuti oleh apa pun, sehingga seolah-olah menjadi beban berat,” ungkapnya

Mengenai anjuran untuk mandi bila merasa lapar itu karena dirinya teringat apa yang sering dilakukan orang tua bila anaknya merasa lapar. Menurut Juliyatmono, setiap orang tua dulu pasti akan menyuruh anaknya mandi bila lapar.

Mbiyen nek cilik pas puasa ngelih lapor wong tua pasti dikon adus (Dulu waktu kecil saat puasa lapar lapor ke orangtua pasti disuruh mandi). Dengan mandi mengurangi lapar,” ujar Juliyatmono sambil berkelakar.

Ia berharap video tersebut tidak menimbulkan kegaduhan di masyarakat. Ia pun heran jika video dirinya kerap viral. Ia sedikit khawatir dengan potongan video yang beredar tersebut dapat memunculkan makna berbeda. Sehingga akan menimbulkan gejolak di masyarakat.

Bahkan kini muncul jargon di masyarakat ”luweh adus” gara-gara video Bupati. Juliyatmono mengaku tidak tahu menahu soal itu.

Diberitakan sebelumnya Potongan video pidato Bupati Karanganyar, Jawa Tengah, Juliyatmono yang meminta warganya tidak ambil pusing dengan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) mendadak viral.

Dalam potongan video ini, Bupati Juliyatmono juga meminta warganya untuk tidak pergi bila tak punya uang dan mandi bila lapar. Video ini beredar luas di media sosial.

Dalam potongan video tersebut, Bupati meminta warga tak berpikir pusing dengan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan mandi saat lapar.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Ruangan komen telah ditutup.