Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Racik Obat Penumbuh Rambut hingga Pelangsing, Kuli Bangunan di Rembang dan Lima Rekannya Ditangkap

Racik Obat Penumbuh Rambut hingga Pelangsing, Kuli Bangunan di Rembang dan Lima Rekannya Ditangkap
Racik obat penumbuh rambut hingga pelangsing, kuli bangunan di Rembang dan lima rekannya ditangkap

MURIANEWS, Rembang – Kepolisian Polres Rembang menangkap pelaku pembuat obat ilegal, MA dan lima rekannya And, Mft, Ad, Naj, serta BM. Tersangka ditangkap di sebuah rumah kontrakan di Magersari, Kabupaten Rembang, Kamis (1/9/2022).

Saat ditangkap, polisi temukan belasan obat ilegal berbagai merek. Obat-obatan itu berbentuk serbuk, pil dan cairan. Barang bukti tersebut didapatkan di rumah kontrakan tersangka.

Selain obat-obatan ilegal, petugas turut menyita sejumlah barang bukti lain di antaranya sejumlah kartu selular, tiga motor, satu unit mobil dan uang tunai Rp 127 juta.

Baca: Ganjar Sidak SPBU di Rembang, Ini yang Dicek

Melansir Suara.com, Kapolres Rembang, AKBP Dandy Ario Yustiawan mengatakan, penangkapan itu bermula dari adanya informasi dari masyarakat. Di mana, terdapat rumah yang digunakan sebagai tempat pembuatan obat-obatan ilegal.

Dijelaskan, tersangka melancarkan aksinya dibantu lima rekannya. Mereka memroduksi penumbuh rambut, obat kuat, pelangsing, hingga obat pemutih. Aksinya itu sudah dijalankan tersangka selama tiga bulan.

”Dari keterangan tersangka, omzet yang didapat dari penjualan berkisar Rp 5 juta hingga Rp 9 juta tiap satu produknya,” jelas AKBP Dandy.

Para tersangka saat ini diamankan di Rutan Mapolres Rembang untuk bertanggung jawab atas perbuatannya.

Mereka dijerat dengan UU Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merk dan UU Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan.

”Ancaman pidana maksimal 10 tahun penjara dan denda Rp. 1 miliar,” tegas AKBP Dandy.

Sementara, tersangka MA mengaku, tidak punya keahlian di bidang kesehatan. Pekerjaan sehari-harinya hanya sebagai kuli bangunan.

”Karena alasan ekonomi, belajar meracik obat dari Youtube sejak tiga bulan lalu. Yang paling laku penumbuh rambut,” tutur MA.

Ia menyebut sudah memiliki puluhan konsumen dari bisnis obat-obatan ilegal itu. Bahkan tiap harinya ia harus melayani para konsumen itu. Paling jauh, pelanggannya dari Kalimantan.

 

Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi
Sumber: Suara.com

Ruangan komen telah ditutup.