Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Lapak Diundi, Ini Pesan Wabup Blora Pada Pedagang Blok D Pasar Sido Makmur

Lapak Diundi, Ini Pesan Wabup Blora Pada Pedagang Blok D Pasar Sido Makmur Blora
Proses pengundian lapak pedagang blok D Pasar Sido Makmur Blora. (Murianews/Kontributor Blora)

MURIANEWS, Blora – Lapak pedagang Blok D Pasar Sido Makmur Kabupaten Blora, Jawa Tengah diundi belum lama ini. Wakil Bupati (Wabup) Blora Tri Yuli Setyowati pun memberikan pesan penting pada para pedagang.

Ia yang hadir saat pengundian, Jumat (9/9/2022) berpesan, agar para pedagang benar-benar memanfaatkan fasilitas yang telah diberikan pada para pedagang.

Tri Yuli Setyowati pun mewanti-wanti para pedagang agar tidak memperjualbelikan lapak yang didapatkannya itu. Selain itu, ia juga mewanti-wanti agar para pedagang mematuhi kesepakatan yang disepakati.

”Dilarang menelantarkan atau mengosongkan kios selama tiga bulan berturut-turut, tidak menyewakan atau mengontrakkan atau memperjualbelikan los atau kios, menjaga kebersihan kios dan los serta lingkungan pasar, dan membayar kewajiban retribusi daerah,” Jelasnya.

Baca: Lapak Pedagang Blok D Pasar Sido Makmur Blora Diundi

Selain itu, Tri Yuli Setyowati juga meminta agar para pedagang menjaga kerukunan antarpedagang.

”Tolong panjenengan jaga silaturahmi di sini. Silaturahmi antarpedagang sangat penting sekali. Tidak usah iri-irinan, rezeki sudah ada yang menentukan,” ungkap perempuan yang akrab disapa Mbak Etik.

Kepala Dindagkop UKM Blora, Kiswoyo mengungkapkan, sebelumnya telah dilakukan pendataan untuk penempatan pedagang di Blok D ini.

Kiswoyo mengatakan dalam proses penataan ini dilengkapi dengan perjanjian pemanfaatan, antara pihaknya mewakili pemerintah dengan para pedagang.

Di mana dalam perjanjian tersebut juga diatur hak dan kewajiban bagi para pihak, sanksi, dan larangan serta ketentuan yang harus disepakati bersama.

”Kami pastikan untuk pembangunan di blok D ini tidak ada jual beli kios. Bahkan, dihadapan Pak Kajari, kami dan teman-teman pedagang sudah buat pernyataan di atas materai bahwa dalam mekanisme penempatan ini tidak ada jual beli atau transaksional,” ungkap Kiswoyo.

 

Kontributor Blora
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.