Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ini Beberapa Resep Obat Herbal dari Olahan Temulawak untuk Kesehatan

Ini Beberapa Resep Obat Herbal dari Olahan Temulawak untuk Kesehatan
Foto: Temulawak (wikipedia.org)

MURIANEWS, Kudus – Banyak jenis tumbuhan yang digunakan sebagai obat herbal oleh masyarakat Indonesia. Salah satunya adalah temulawak.

Temulawak atau Curcuma zanthorrhiza dipercaya punya banyak manfaat bagi kesehatan. Tanaman ini banyak dibudidayakan masyarakat di pekarangan sehingga keberadaannya mudah sekali ditemukan.

Ada beberapa cara untuk memanfaatkan temulawak sebagai obat herbal. Hal ini tergantung selera dari tiap orang.

Baca juga: Peserta IWTCF 2022 Dikenalkan Beragam Jamu Tradisional Indonesia

Nah, Anda juga bisa mencoba membuat sendiri di rumah. Berikut, beberapa resep obat herbal dengan bahan temulawak, seperti dikutip dari Hello Sehat.

Jamu temulawak

Salah satu cara mengonsumsi temulawak yang benar adalah dengan meramunya sebagai jamu.Ikuti cara berikut untuk membuat jamu temulawak sehingga bisa mengonsumsinya dengan benar.

Bahan yang dibutuhkan

  • 25 gram rimpang temulawak sudah dipotong-potong,
  • 660 ml air, dan
  • 1 sendok teh (5 ml) madu.

Cara membuatnya sebagai berikut

  1. Bahan dihaluskan atau diiris.
  2. Rebus potongan rimpang temulawak dengan 3 gelas air (660 ml).
  3. Rebus hingga menjadi ukuran 1 gelas.
  4. Dinginkan air rebusan, kemudian saring.
  5. Tambahkan madu sebagai pemanis dan minum selagi hangat.

Teh temulawak

Cara mengonsumsi temulawak berikutnya adalah menjadikannya sebagai obat herbal untuk kekebalan tubuh.

Anda dapat membuat teh temulawak dengan cara berikut ini.

Bahan yang dibutuhkan

  • 1 – 2 sendok teh (5 – 10 gram) bubuk temulawak atau temulawak yang sudah dihancurkan
  • 220 ml air panas
  • Bubuk kayu manis

Cara membuatnya sebagai berikut

  1. Seduh serbuk temulawak dengan 1 cangkir (220 ml) air mendidih.
  2. Diamkan sesaat untuk mendingan.
  3. Kemudian disaring untuk menghilangkan ampas.
  4. Tambahkan sejumput bubuk kayu manis dan madu sebagai pemanis.
  5. Minum perlahan-lahan selagi hangat.

Tonik temulawak

Cara mengonsumsi temulawak berikutnya adalah dengan membuat tonik. Perpaduan temulawak, jahe, dan lemon memiliki citarasa yang unik.

Jahe akan memberikan efek menghangatkan. Cocok dikonsumsi saat cuaca tengah dingin atau hujan.

Berikut resep mengolah ramuan temulawak untuk penambah kekebalan tubuh.

Bahan yang dibutuhkan

  • 1 sendok makan (10 gram) temulawak parut atau bubuk temulawak
  • 1 sendok makan jahe parut atau bubuk jahe
  • 700 ml air
  • 1 buah lemon, peras sari buahnya
  • Sejumput lada hitam yang sudah dihancurkan
  • Madu sesuai selera

Cara membuatnya

  • Masukkan seluruh bahan tersebut ke dalam panci.
  • Rebus menggunakan api sedang selama tiga menit, hingga panas tapi tidak mendidih. Kemudian matikan api.
  • Saring air ke dalam gelas bila terlalu pekat, tambahkan air hangat.
  • Tambahkan madu sesuai dengan selera Anda.
  • Minum perlahan-lahan selagi hangat.
  • Sisa ampas dapat kembali digunakan dan tahan 2 – 3 hari disimpan di lemari pendingin.

Cara minum temulawak yang benar

Sebuah ulasan yang diterbitkan dalam Scandinavian journal of gastroenterology menunjukkan temulawak berpotensi mengatasi sindrom iritasi usus besar, gangguan kantong empedu, dan penyakit liver.

Ekstrak temulawak juga memiliki kandungan seperti xanthorrhizol, camphene, dan kurkumin yang diketahui bersifat antimikroba. Ada pula khasiat temulawak sebagai agen antitumor yang bisa mengurangi risiko kanker karena kandungan kurkuminoid di dalamnya.

Meski begitu, penelitian ilmiah mengenai penggunaan temulawak sebagai obat herbal sebenarnya masih terbatas. Sejumlah studi yang telah dilakukan juga tidak memberikan penjelasan seperti apa cara mengonsumsi temulawak dengan benar.

Namun, berdasarkan Formularium Ramuan Obat Tradisional dari Kemenkes RI ada cara yang bisa Anda coba untuk mengonsumsi temulawak dengan benar.

Untuk mengolah temulawak segar, Anda bisa merebus 25 – 50 gram rimpangnya. Lalu, minum air rebusannya 1 jam sebelum makan.

Selain itu, Anda bisa menghaluskan temulawak sampai menjadi bubuk. Kemudian, ambil 5 – 15 gram bubuk temulawak dan seduh dengan air panas. Minum selagi hangat.

Ikuti aturan minum jamu yang tepat, seperti tidak mengonsumsi terlalu banyak temulawak setiap harinya. Biasanya batasan mengonsumsi jamu adalah tidak lebih dari 4 gelas per hari.

Pastikan juga Anda banyak minum air putih setiap harinya dan penuhi asupan yang bergizi seimbang selama mengonsumsi temulawak.

Hal tersebut untuk menghindari risiko yang muncul dari konsumsi jamu atau obat herbal. Pasalnya, mengonsumsi bahan yang mengandung kurkumin secara jangka panjang (18 minggu) bisa saja menimbulkan diare, mual, ruam di kulit, dan sakit kepala.

Jika perlu, berkonsultasilah dengan dokter mengenai cara mengonsumsi temulawak yang aman bagi kondisi Anda.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: hellosehat.com

Ruangan komen telah ditutup.