Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Pekan UMKM Kudus

Haus Usai Keliling Pekan UMKM Kudus, Mampir Aja ke Tenda Ice Cream Hongkong

Keliling Pekan UMKM Kudus Bikin Haus, Mampir Aja ke Tenda Ice Cream Hongkong
Penjual Ice Cream Hongkong melayani pembeli di Pekan UMKM Kudus. (Murianews/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Ada 75 tenda UMKM di Pekan UMKM Kudus yang diselenggarakan PT Sukun Wartono Indonesia, Sabtu-Minggu (10-11/9/2022). Usai berkeliling di sana pastinya haus menghampiri.

Tenang, ada es krim Hongkong yang siap menghilangkan haus usai berkeliling di Pekan UMKM Kudus. Di sana, mereka menjual beragam es krim.

Pengunjung bisa memilih menu seperti dragon ice cream puff, rainbow cone, paper cup, baset, dung dung, dan cone. Harganya pun ramah didompet, yakni mulai dari Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu.

Yuda Andi Irmawan, penjaga stan Ice Cream Hongkong mengatakan, awal mula penanaman Ice Cream Hongkong berasal dari ownernya yang dulunya pernah bekerja di Hongkong.

”Pendiri es krim ini dahulu kerja di Hongkong. Produk awalnya hanya menjual cone untuk es krim. Tetapi semakin berkembang mulai merambah ke es krim,” katanya, Minggu (11/9/2022).

Baca: Bikin Haru, Difabel Ikut Fashion Show di Pekan UMKM Kudus

Selama mengikuti Pekan UMKM Kudus, sudah lebih dari 200 cup es krim terjual. Produk paling laris yakni es cone dan dung dung.

”Kalau es krim yang cone itu ada waffle-nya. Kalau es krim dung dung itu dibalut dengan roti,” sambungnya.

Warga yang tertarik untuk membeli juga dapat memesan secara online. Yakni melalui Grab Food dan Go Food.

”Biasanya kami juga menyuplai beberapa kedai es krim di daerah Jepara dan Purwodadi. Harapan kami es krim Hongkong ini semakin dikenal,” imbuhnya.

Pekan UMKM Kudus diselenggarakan PT Sukun Wartono Indonesia bekerja sama dengan Kadin Kudus dan Pemkab Kudus. Kegiatan itu diselenggarakan dalam rangka HUT PT Sukun Wartono Indonesia dan Hari Jadi Kabupaten Kudus.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.