Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Grobogan Tak Pasang Target Muluk-Muluk di Kejurprov Bulutangkis

PBSI Grobogan
Ketua PBSI Grobogan Sumarli. (Murianews/Saiful Anwar)

MURIANEWS, Grobogan – PBSI Grobogan tidak memasang target muluk-muluk dalam Kejurprov Bulutangkis Jawa Tengah, 26 September 2022 hingga 1 Oktober mendatang. Meski menjadi tuan rumah, namun dalam kejuaraan tersebut banyak pemain yang kualitasnya lebih baik dari atlet Grobogan.

“Targetnya, paling tidak, ada atlet Grobogan di setiap semi final semua kelompok umur. Karena ini dari (PB) Djarum turun semua,” ujar Ketua PBSI Grobogan, Sumarli, Sabtu (10/9/2022).

Rencananya, Grobogan akan menurunkan setidaknya 15 atlet dalam Kejurprov yang pertama kalinya digelar di Grobogan ini. PBSI Grobogan akan mengikutkan atletnya di setiap kelompok umur yang dipertandingkan.

Sumarli yang juga Koordinator Wilayah Eks Karesidenan Semarang PBSI Jateng menyatakan, jumlah atlet dari Grobogan yang mengikuti Kejurprov bisa lebih dari angka itu. Sebab, 15 atlet itu yang dibiayai dari PBSI Grobogan. Di luar itu, apabila klub-klub ingin turut serta mengikuti Kejurprov bisa dengan biaya sendiri.

BACA JUGA: Grobogan Tuan Rumah Kejurprov Bulutangkis Jateng

“Pendaftaran kan dari masing-masing klub. Tapi yang dibiayai PBSI hanya 15 atlet itu, yang lain bisa ikut tapi pakai biaya sendiri,” imbuh sosok yang juga anggota DPRD Grobogan itu.

Untuk bersiap diri mengikuti Kejurprov tersebut, para pemain PBSI Grobogan akan melakukan pemusatan latihan selama dua pekan. Pemusatan latihan dimulai pada Minggu (11/9/2022) besok hingga dimulainya kejuaraan di Lapangan Sugos Purwodadi.

“TC (trainiing camp atau pemusatan latihan) dimulai Minggu besok sampai dua pekan ke depan menjelang kejuaraan,” kata dia.

Kejurprov Bulutangkis Jateng akan digelar di GOR Bung Karno Purwodadi. Puluhan nomor akan dipertandingkan dalam kejuaraan ini. Mulai dari usia dini, remaja, taruna, hingga dewasa.

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Budi Erje

Ruangan komen telah ditutup.