Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Alamak! 2 ABG Semarang Nyaris Dijadikan PK di Salatiga

Ilustrasi Karaoke. (Murianews)

MURIANEWS, Salatiga — Dua Anak Baru Gede (ABG) yang masih di bawah umur asal Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, nyaris dijadikan pemandu karaoke (PK) salah satu kafe yang berada di kompleks hiburan malam Sarirejo (Sembir), Kelurahan Bugel, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga.

Beruntung aksi eksploitasi tersebut ketahuan keluarga korban. Orang tua keduanya yang tak terima langsung melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Pendamping hukum orang tua korban Arif Maulana mengatakan, awalnya kedua anak perempuan di bawah umur tersebut pergi dari rumah tanpa izin orang tua. Kemudian, mereka tinggal di salah satu tempat indekos temannya yang berlokasi tak jauh dari kompleks hiburan malam Sembir.

”Saat keduanya membeli cilok, dua gadis bawah umur tiba-tiba disamperin pria hidung belang dan dirayu dengan dijanjikan pekerjaan. Tapi ternyata keduanya dibawa ke tempat karaoke untuk dijadikan PK (pemaandu karaoke),” kata Arif seperti dikutip Solopos.com, Sabtu (10/9/2022).

Dijelaskan, ketika hendak membawa dua anak perempuan di bawah umur itu, pelaku terlebih dahulu menyampaikan agar jika ditanya pihak pengelola karaoke terkait usia, agar menjawab jika usianya sudah 19 tahun.

Kemudian kedua korban diketahui berada di tempat karaoke. Setelah itu adanya unggahan di mesia sosial dua anak perempuan di bawah umur tersebut berada di tempat karaoke.

”Status itu di-screenshot oleh salah satu saudaranya. Ia mengatakan jika itu keponakanya. Lalu screenshot tersebut dikirimkan ke ibu dua gadis itu,” ungkapnya.

Mengatahui itu, ibu korban langsung mencari dan melaporkan kejadian itu ke pihak polisi.

”Kemarin Jumat (9/9/2022) ibu dua gadis itu mendatangi Mapolres Salatiga untuk melapor,” terangnya.

Adanya peristiwa itu, Arif sangat menyangkan. Seharusnya sebagai pengusaha karaoke tahu tentang aturan  sebagaimana mestinya.

”Semoga proses hukum ditegakkan sebagaimana mestinya,” tandasnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Ruangan komen telah ditutup.