Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Batal Dipakai Timnas

JIS Diklaim Sudah Standar FIFA

Stadion JIS
Stadion JIS tidak jadi digunakan PSSI untuk menggelar FIFA Match Day. Ternyata ada beberapa alasan. (internet)

MURIANEWS, Jakarta – Pihak PT Jakarta Propertindo (Jakpro) mengklaim JIS sudah sesuai standar FIFA. Pernyataan ini disampaikan, setelah PSSI menyatakan ada sejumlah hal yang masih belum standart di JIS, sehingga tidak jadi digunakan sebagai venue pertandingan FIFA Match Day Timnas Indonesia Vs Curacao.

Plt Direktur Proyek JIS, Arry Wibowo, Jakpro telah menyelesaikan pembangunan stadion kelas dunia berstandar FIFA. JIS dirancang oleh Buro Happold, konsultan perencana dari Inggris, yang memiliki pengalaman internasional dalam merancang stadion-stadion sepak bola modern di Liga Inggris.

“JIS merupakan salah satu stadion yang mirip dengan stadion di Eropa baik secara desain maupun fasilitas. Selain itu, Jakpro juga didampingi langsung oleh Assessor FIFA pada saat perencanaan dan desain JIS dilakukan,” ujar Arry.

JIS dinilai PSSI tidak sepenuhnya mendukung bagi digelarnya pertandingan FIFA Match Day antara Timnas Indonesia Vs Curacao. Pertandingan ini diperkirakan akan menyedot animo sangat tinggi dari penonton.

Sehingga PSSI kemudian mempertimbangkan beberapa hal yang ada di JIS, apakah mendukung atau tidak. Dari kajian PSSI, JIS dinilai belum sepenuhnya mendukung. Salah satunya mengenai masalah pintu masuk dan keluar dan kantong parkir.

Terkait hal ini, Jakpro menyatakan JIS memiliki 1.200 kantong parkir untuk bus dan kendaraan pribadi. Hal itu dikarenakan peraturan FIFA terkini, menurut Arry, desain stadion modern perlu memperhatikan isu keberlanjutan lingkungan. Salah satunya stadion direkomendasikan agar terintegrasi dengan sarana transportasi publik.

Itu sebabnya fasilitas parkir di JIS daya tampungnya terbatas agar penonton atau supporter yang berkunjung ke stadion lebih mengutamakan untuk menggunakan transportasi publik dibandingkan kendaraan pribadi.

BACA JUGA: Ternyata ini Alasan PSSI Tak Jadi Gunakan JIS

“Stadion modern standar FIFA kini dirancang untuk masa depan yang perlu memperhatikan keberlanjutan. Salah satunya mengupayakan untuk terintegrasi dengan angkutan publik,” ujar Arry.

“Stadion di Eropa pun demikian, Santiago Barnabeu pasca direnovasi hanya menyisakan kurang lebih 500 kantong parkir bus dan kendraan pribadi. Bahkan stadion bersejarah di pusat Eropa yakni Wembley di London menyarankan seluruh penonton yang hadir mengoptimalkan alat transportasi umum yang tersedia,” sambungnya.

Terakhir Jakpro kembali memastikan JIS sudah memiliki kelengkapan fasilitas dan infrastruktur standar FIFA.

“Artinya dari aspek perencanaan dan pembangunan, JIS sudah memenuhi dengan standar yang ditentukan FIFA namun sertifikasi pertandingan merupakan hal yang terpisah. Semisal apakah akan digunakan untuk menyelenggarakan piala Asia atau Piala Dunia, maka assessment atau sertifikasi dilakukan secara terpisah mengikuti standar dari masing-masing pertandingan,” tulis pihak Jakpro.

Penulis: Budi Erje
Editor: Budi Erje
Sumber: CNN Indonesia

Ruangan komen telah ditutup.