Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Peredaran Rokok Ilegal Secara Online Diungkap Bea Cukai Kudus

Barang bukti yang diamankan Bea Cukai Kudus. (Murianews/Bea Cukai Kudus)

MURIANEWS, Kudus – Bea Cukai Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, kembali menggagalkan pengiriman rokok ilegal yang akan dikirim via jasa pengantar barang pada Selasa (6/9/2022) pekan ini. Dalam penindakan itu, puluhan ribu rokok ilegal dengan nilai barang puluhan juta diamankan tim Bea Cukai.

Rokok ilegal tersebut sejatinya diperjualbelikan secara online. Namun kemudian Bea Cukai Kudus pengungkapan dilakukan saat akan dilaksanakan pengiriman barang kepada pemesan melalui jasa pengiriman.

Kepala Bea Cukai Kudus Moh Arif Setijo Nugroho mengungkapkan, timnya menemukan dua barang bukti dalam pengungkapan ini.

Bukti yang pertama adalah 11 paket berisi 8.000 batang rokok ilegal jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) dengan merk Lois Mild, Flash Bold, dan Lois L Bold tanpa dilekati pita cukai.

”Nilai total perkiraan barang adalah sebesar Rp 9,1 juta dengan potensi penerimaan negara sebesar Rp 6,1 juta,” katanya, Sabtu (10/9/2022).

Baca: Bea Cukai Kudus Gagalkan 77 Kasus Rokok Ilegal, Nilainya Fantastis

Merasa masih ada yang janggal, tim kemudian memperluas penyisiran. Di mana pada akhirnya tim Bea Cukai Kudus menemukan sejumlah paket berisi 35.000 batang rokok ilegal jenis SKM dengan merk Lois Mild, Dalil Bold Fine Cut Filter, Lois L Bold, Dalil L Bold Menthol, Luffman Lights American Blend.

”Nilai total perkiraan barang yang kedua adalah sebesar Rp 39,9 juta dengan potensi penerimaan negara sebesar Rp 27 juta. Pengirim beserta barang buktinya sudah kami bawa ke kantor untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” sambungnya.

Bea dan Cukai Kudus akan terus melakukan pengawasan terhadap peredaran rokok ilegal. Rokok ilegal yang ditemukan tidak memenuhi ketentuan di bidang cukai , yaitu diangkut/dipasarkan tanpa dilekati pita cukai.

”Bea Cukai Kudus mengimbau kepada masyarakat agar melakukan usaha legal terutama dalam memproduksi, menjual dan memasarkan rokok . Mari menjadi legal agar usaha aman dan berkembang,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.