Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Rekonstruksi Penembakan Brigadir J Digelar, Lima Tersangka Dihadirkan

Rekonstruksi Penembakan Brigadir J Digelar Lima Tersangka Dihadirkan

Pertemuan Brigadir J dengan Bharada E dalam rekonstruksi (Tangkapan layar)

MURIANEWS, Jakarta – Polisi saat ini tengah melakukan rekonstruksi penembakan Brigadir J di rumah pribadi Ferdy Sambo di Jalan Saguling, Duren Tiga Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2022). Lima tersangka dalam kasus penembakan itu juga dihadirkan.

Rekonstruksi itu juga disiarkan langsung melalui kanal Youtube Polri TV, sehingga masyarakat bisa menyaksikan prosesnya melalui kanal tersebut.

Dari pantauan yang dilakukan, ferdy Sambo tampak hadir lebih dulu di rumahnya itu dengan menggunakan pakaian tahanan.

Kemudian disusul oleh Bharada E atau Richard Eliezer, Bripka RR atau Rizky Rizal dan Kuat Maruf pukul 10.06 WIB dengan menggunakan baju tahanan berwarna oranye.

Baca: Kapolri: Bharada E Dijanjikan SP3 Oleh Sambo Usai Menembak Brigadir J

Sedangkan Putri Candrawathi sejak awal sudah berada di rumah, karena selama ini dia belum dilakukan penahanan.

Selain para pelaku, lembaga pengawas eksternal seperti Komnas HAM juga hadir di lokasi rekonstruksi.

Begitu juga Lembaga Perlindungan Saksi Korban (LPSK) yang mendampingi Bharada E.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian mengatakan, dalam proses rekonstruksi 4 dari total 5 tersangka akan memakai baju tahanan.

Baca: Bharada E Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak yang Terlibat  

”Empat tersangka berstatus tahanan akan menggunakan baju tahanan,” kata Andi.

Brigadir J tewas akibat luka tembak di rumah dinas Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jakarta, pada 8 Juli 2022. Sambo merupakan dalang yang memerintahkan Bharada E menembak Brigadir J. Kejadian penembakan itu disaksikan dan dibantu oleh Bripka RR dan Kuat.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Youtube Polri TV

Ruangan komen telah ditutup.