Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Pameran UMKM Jepara, PKL: Katanya Lokal, Nyatanya Luar Kota Semua

Pameran UMKM Jepara PKL Katanya Lokal Nyatanya Luar Kota Semua | MURIANEWS

Suasana Jepara Festival 2022 Pameran UMKM di Jalan Kartini Jepara. (Murianews/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Dalam dua pekan terakhir, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara, Jawa Tengah menggelar Jepara Festival 2022 Pameran UMKM.

Namun, kegiatan yang diselenggarakan di area Alun-alun I Jepara itu menuai protes. Salah satunya datang dari Paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) Alun-alun II Jepara.

Ketua Paguyuban PKL Alun-alun II Jepara, Edi Kiswanto mengatakan, pihaknya kecewa lantaran minimnya komunikasi pemerintah setempat dengan paguyuban PKL. Akibatnya, dari 70 anggota paguyuban PKL tak ada satu pun yang membuka lapak di sana.

Baca: Kemenparekraf Dongkrak Produk UMKM Jepara

Edi pun menyebut, Gebyar UMKM itu aneh. Sebab, peserta Festival dan Gebyar UMKM itu mayoritas datang dari luar Jepara.

Pantauan Murianews, Jumat (19/8/2022) malam, pada even berjudul Jepara Festival 2022 Pameran UMKM, hasil UMKM lokal Jepara nyaris tak terlihat.

UMKM Jepara yang terlihat seperti tenun troso, kopi dan makanan ringan. Stand-stand didominasi dengan barang-barang atau makanan luar Jepara. Seperti aneka olahan minuman dan makanan cepat saji.

”Katanya UMKM lokal Jepara, nyatanya dari luar kota semua. Ini kan aneh,” ungkap Edi.

Karena adanya even tersebut, lanjut Edi, kondisi Alun-alun II Jepara menjadi semakin sepi. Kondisi itu pun makin memprihatinkan, lantaran selama ini Alun-alun II Jepara cenderung sering sepi.

Letaknya yang di pinggiran Kota Jepara, Kabupaten Jepara menjadi penyebabnya. Ia pun bakal menagih janji Pemkab Jepara, yang pernah menjanjikan bakal memindahkan agenda di Alun-alun I ke Alun-alun II.

Edi pun menunjukan berita yang ditayangkan Diskominfo Jepara yang terbit Desember 2018. Dalam berita itu disebutkan Pemkab menjanjikan mengalihkan semua even yang digelar di Alun-alun I, ke Alun-alun II. Alasannya, kepala daerah saat itu ingin Alun-alun I steril.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.