Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Seperti Apa KIPI Vaksin Moderna Sampai Ditakuti Nakes di Kudus?

Tenaga kesehatan (nakes) menyiapkan vaksin Covid-19. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Vaksinasi Covid-19 dosis keempat atau booster kedua untuk para tenaga kesehatan (nakes) di Kudus meleset dari target. Penyebabnya, banyak nakes yang takut dengan efek atau kejadian ikutan pascaimunisasi (KIPI) dari vaksin Moderna.

Ketakutan nakes untuk mengikuti vaksinasi dosis keempat menggunakan vaksin Moderna dibuktikan belum menyeluruhnya tenaga kesehatan di Kabupaten Kudus, yang divaksin. Padahal, nakes di Kabupaten Kudus yang divaksin dosis ketiga atau booster pertama ada 6.672 nakes.

Akan tetapi, per Rabu (17/8/2022) kemarin, jumlah nakes di Kota Kretek yang divaksin baru 3.717 nakes. Artinya baru setengah dari jumlah keseluruhan nakes yang sudah divaksin pada booster kedua.

Padahal sebelumnya vaksinasi untuk nakes di Kudus ditarget bisa rampung pada 11 Agustus 2022.

”Masih belum tervaksin semua karena nakes di Kudus takut kalau menggunakan Moderna,” kata Sub Koordinator Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, Aniq Fuad kepada Murianews.

Baca: Target Vaksinasi Booster Kedua Nakes di Kudus Meleset, Takut Moderna?

Wakil Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kudus dr Dony Wicaksana mengatakan, memang Moderna memberikan efek KIPI yang lebih berat. KIPI tersebut dikenal dengan Moderna Arm.

Efek KIPI dari vaksin Moderna atau yang disebut juga Moderna Arm itu ditandai dengan demam. Selain itu juga ditandai dengan rasa nyeri di bekas suntikan.

”Nyeri di bekas suntikannya itu terasa selama dua sampai tiga hari. Sejauh ini Kipi yang banyak ditemui seperti itu,” katanya, Kamis (18/8/2022).

Namun, sebenarnya KIPI dari vaksin Moderna tidak perlu dipermasalahkan. Sebab, hal itu dapat ditangani dengan memberikan obat.

”Bisa diberi obat anti nyeri dan dilakukan pengompresan di area bekas suntikan,” imbuhnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.