Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Abu Bakar Ba`asyir Terima Bendera Merah Putih untuk Upacara Kemerdekaan

Abu Bakar Ba`asyir Terima Bendera Merah Putih untuk Upacara Kemerdekaan
Abu Bakar Ba`asyir saat menerima bendera merah putih (Istimewa)

MURIANEWS, Sukoharjo – Mantan narapidana teroris yang sudah mengakui Negara Kesatuan Republik Indoensia (NKRI), Abu Bakar Ba`asyir menerima mendapatkan bendera merah putih dari Komandan Korem (Danrem) 074/Warastratama Kolonel Inf Achiruddin.

Bendera itu, rencananya akan dikibarkan dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan Ri di Pondok pesantren (Ponpes) Al-Mukmin Ngruki.

Abu Bakar ba`asyir sebagai pendiri Ponpes Al-Mukmin pun menerima dengan penuh gembira pemberian bendera merah putih tersebut. Terlebih, momen pemberian bendera itu pada saat para santri melakukan gladi bersih untuk upacara pengibaran bendera besok.

Baca: Taman Saqifah Bani Saidah di Madinah, Tempat Bersejarah saat Pemilihan Abu Bakar Menjadi Khalifah 

Penyerahan dilakukan di ruang transit saat Abu Bakar Ba’asyir menerima jajaran pimpinan TNI, Polri dan Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Acara tersebut berlangsung di sela geladi bersih upacara HUT RI.

Dandim 0726/Sukoharjo, Letkol Czi Slamet Riyadi, mengatakan bendera diserahkan untuk dikibarkan dalam upacara besok.

”Tadi Danrem menyerahkan bendera merah putih kepada Ustaz Abu Bakar Ba’asyir untuk dikibarkan dalam upacara besok,” kata Dandim, dikutip dari detikjateng.com, Selasa (16/8/2022).

Dandim mengatakan upacara besok diinisiasi oleh berbagai pihak, baik dari Ponpes Al-Mukmin, Kodim 0726/Sukoharjo, Polres Sukoharjo dan Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK).

Baca: Viral Abu Bakar Ba’asyir Akui Pancasila sebagai Dasar Negara: Dasarnya Tauhid

”Dari Kodim mengirimkan personel ke Ponpes Al-Mukmin untuk melatih para santri mengibarkan bendera,” ujarnya.

Direktur Ponpes Al-Mukmin, Ustaz Yahya, mengatakan upacara akan diikuti sekitar 800 orang dari santri maupun ustaz dan tamu undangan. Hadir sebagai inspektur upacara, Menko PMK Muhadjir Effendy.

”Ini persiapan kita hanya empat hari. Ada 600 santri yang besok mengikuti upacara, ditambah dari ustaz dan tamu undangan,” kata Yahya usai geladi bersih.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Detikjateng.com

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.