Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Jalur Solo-Gundih di Sragen Kebanjiran, Jadwal Perjalanan Tiga Kereta Api Terlambat

Jalur Solo-Gundih di Sragen Kebanjiran, Jadwal Perjalanan Tiga Kereta Api Terlambat
Foto: Ilustrasi perjalanan kereta api (wikipedia.org)

MURIANEWS, Sragen – Jalur kereta api Solo-Gundih (Grobogan) sempat terendam banjir yang mengakibatkan terganggunya perjalanan kereta api. Banjir disebabkan hujan deras yang mengguyur wilayah Kalioso, Kalijambe, hingga Gemolong di Kabupaten Sragen, Sabtu (13/8/2022) sore.

Dampak hujan deras ini, saluran drainase tak mampu menampung air hujan hingga mengakibatkan banjir. Akibatnya laju KA berjalan lambat untuk menghindari kecelakaan. Bahkan KA Brantas mengalami pemberhentian luar biasa di km 93+4/6 petak jalan Kalioso-Salem pada sekitar pukul 17.22 WIB.

Baca juga: Booster Jadi Syarat Perjalanan, Penumpang Kereta Api Daop IV Semarang Turun Drastis

Manager Humas PT KAI Daerah Operasional (Daop) 6 Yogyakarta Supriyanto mengungkapkan, pada pukul 17.15 WIB menerima laporan dari petugas di Stasiun Sumberlawang bahwa ada genangan air di jalur KA. Tepatnya di km 93+4/6 petak Jalan Kalioso-Salem. Genangan air itu disebabkan imbas dari hujan deras yang mengguyur seputaran Kalijambe, Sragen.

”Kemudian pada pukul 17.22 WIB, KA Brantas atau KA 109 berhenti luar biasa di Stasiun Kalioso untuk menerima pemberitahuan tersebut. Selanjutnya KA Brantas melanjutkan perjalanan dengan kecepatan hanya 5 km/jam untuk melewati jalur yang tergenang air itu. Tim PT KAI masih memantau dan melakukan pengamanan di lokasi tersebut,” ujarnya, seperti dikutip dari Solopos.com.

Akibat banjir itu sejumlah KA penumpang mengalami keterlambatan. Supriyanto menyebut, KA Brantas terlambat 23 menit dari jadwal; KA Joglosemarkerto (KA 191) terlambat 12 menit; dan KA Joglosemarkerto (KA 196) terlambat 70 menit.

Hingga Sabtu malam, Tim KAI masih memantau dan memperkuat kondisi di jalur tersebut agar KA bisa berjalan dengan kecepatan normal.

”Saat melewati genangan KA Brantas sempat berhenti sebentar di tengah jalur KA untuk memastikan jalurnya aman. Setelah itu berjalan pelan dengan kecepatan 5 km per jam. Kami akan melakukan penguatan fondasi di lokasi supaya saluran air lancar sehingga tidak menggenangi jalur KA,” ujarnya.

 

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: solopos.com

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.