Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Melihat Dodge D500 Tahun 1956 di Kudus, Masih Lancar Ngacir di Jalan

Nor Azis menunjukkan mobil Dodge seri D500 keluaran tahun 1956. (Murianews/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Warga Kabupaten Kudus, Jawa Tengah ada yang memiliki mobil Dodge seri D500 keluaran tahun 1956. Mobil tersebut diklaim limited edition di era modern saat ini.

Nor Azis merupakan salah seorang warga Desa Dersalam yang merawat mobil Dodge seri D500 itu. Mobil tersebut merupakan milik atasannya.

Mobil tersebut digunakan olehnya saat mengikuti kegiatan pawai atlet pencak silat asal Kudus bernama Safira Dwi Meilani. Saat itu Safira diarak setelah meraih medali emas di World Championship 2022.

”Mobil ini Dodge D500 keluaran 1956. Mesinnya menggunakan Mercedes-Benz. Tetapi seri mesinnya berapa kurang tahu,” katanya, Sabtu (13/8/2022).

Movil Dodge D500 milik warga Kudus tampak dari samping. (Murianews/Vega Ma’arijil Ula)

Menurutnya, mobil produksi Amerika itu hanya dua orang yang memiliki di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Namun, untuk serinya berbeda.

”Pak bos memang kolektor mobil antik. Dahulunya mobil ini digunakan untuk mengangkut tembakau. Untuk kelebihannya ya karena limited itu,” sambungnya.

Selain menggunakan mesin Mercedes-Benz, mobil antik tersebut memiliki kapasitas mesin 3000cc. Sedangkan bahan bakarnya menggunakan solar.

Perihal orisinalitasnya masih 70 persen. Untuk kabin dan dashboard mobil juga masih asli. Namun, untuk speedometernya sudah tidak berfungsi.

Pihaknya mengaku pernah ada yang menawar hingga Rp 350 juta. Tetapi tidak dilepas.

Mobil yang mulai tenar di tahun 1960 hingga 1970-an itu diklaim masih mampu berlari hingga 60 kilometer. Mobil tersebut paling jauh pernah dikendarai hingga ke Yogyakarta pada empat tahun silam.

”Perawatannya juga tidak susah. Paling susah mencari sparepart-nya. Saat ini mobil ini masih kami gunakan untuk kontes,” imbuhnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.