Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ini Cikal Bakal Perjalanan Kereta Api di Indonesia

Ini Cikal Bakal Perjalanan Kereta Api di Indonesia
Kepala Daop 4 Semarang Wisnu Pramudyo memberikan keterangan kepada media dalam Napak Tilas perjalanan kereta api Semarang-Tawang, Rabu (10/8/2022). (Murianews/Saiful Anwar)

MURIANEWS, Grobogan – Hari perjalanan kereta api di Indonesia diperingati setiap 10 Agustus. Tahun ini, merupakan peringatan yang ke 155.

Kepala PT KAI Daop IV Semarang Wisnu Pramudyo mengatakan, kehadiran kereta api di Indonesia ditandai dengan pencangkulan pertama pembangunan oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Mr L A J Baron sloet Van de Belee pada 1864.

Pembangunan jalur kereta api dengan lebar sepur 1435 mm ini dilaksanakan Nederlands(ch)-indische Spoorweg Maatschappij (NISM). Untuk lintas Semarang sampai Tanggung berhasil dirampungkan pada 10 Agustus 1867.

Di sepanjang jalur itu, ada empat stasiun yang pertama dibuka 10 Agustus 1867. Yakni, Stasiun Semarang Tawang, Stasiun Alastua (Semarang), Stasiun Brumbung (Demak), dan Stasiun Tanggung (Grobogan). Jalur itu pun menjadi rel kereta api yang pertama beroperasi di Indonesia.

Baca: Peringati 155 Tahun Perjalanan Kereta Api, PT KAI Daop IV Napak Tilas Semarang-Tanggung

Selanjutnya, NISM melanjutkan pembangunan jalur kereta api ke daerah Vorstenlanden (Yogyakarta dan Surakarta) dan selesai pada 1872.

”Semarang dapat dikatakan sebagai kota kereta api penting. Sebagai kota tempat kelahiran kereta api di Indonesia. Kita patut bangga melaksanakan peringatan napak tilas ini,” terangnya.

Dalam rangka 155 tahun perjalanan kereta api Indonesia, PT KAI Daop IV Semarang melakukan napak tilas jalur rel dari Stasiun Semarang Tawang hingga Stasiun Tanggung, Tanggungharjo, Grobogan dengan kereta api, Rabu (10/8/2022).

Diharapkan, kegiatan ini menjadi pengingat sejarah perkeretaapian. Selain itu juga menjadikan penyemangat untuk lebih memberikan pelayanan dan novasi terbaik untuk para pelanggan kereta api kedepannya.

Baca: Stasiun Tanggung di Grobogan, Salah Satu Stasiun Tertua di Indonesia

Wisnu mengatakan, pada lintas Semarang sampai dengan Tanggung, tercatat ada 12 perjalanan kereta api yang melintas setiap harinya. Yaitu delapan perjalanan KA penumpang dan empat perjalanan KA barang.

Untuk perjalanan KA penumpang yang melintas di antaranya KA Brawijaya dengan relasi Gambir-Malang (pulang pergi), KA Brantas relasi Pasar Senen Blitar (pp), KA Matarmaja relasi Pasar Senen-Malang (pp), dan KA Joglosemarkerto dengan relasi Tegal-Solo Balapan (pp).

KAI Daop 4 Semarang akan terus berupaya dalam meningkatkan pelayanan kepada para pelanggan KA. Tercatat tren peningkatan jumlah penumpang di wilayah Daop 4 Semarang yang tumbuh secara positif.

Tercatat pada tahun 2020 ada sebanyak 2.272.807 pelanggan. Kemudian pada tahun 2021 sebanyak 1.574.779 pelanggan, dan pada tahun 2022 sampai dengan bulan Juli sebanyak 2.179.835 pelanggan.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.