Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ide Mural Ratu Kalinyamat di Sudut Jepara Ini Muncul di Lautan, Begini Ceritanya

Ide Mural Ratu Kalinyamat di Sudut Jepara Ini Muncul di Lautan, Begini Ceritanya
Tampilan mural Rainha de Japara di SCJ Jepara. (Murianews/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Para perupa Jepara, Jawa Tengah berkolaborasi membuat Mural bertema Ratu Kalinyamat atau Rainha de Japara. Kegiatan itu merupakan rangkaian acara Jepara Environmental Art Biennale.

Mural itu dibuat di salah satu sudut Kota Jepara. Tepatnya di area Shopping Centre Jepara (SCJ). Pembuatannya digagas Seniman senior Jepara, Nano Warsono.

Nano menceritakan, ide mural itu didapatkan ketika dalam pelayaran dari Jepara menuju Pulau Karimunjawa beberapa hari sebelum pembuatan mural dimulai.

Dengan tema JEAB “Ambah Pesisiran”, Nano terpantik untuk menggali ide tentang kekayaan peradaban Jepara.

”Ini adalah kick off dari JEAB yang sedang digagas kawan-kawan seniman Jepara,” kata Nano, Selasa (9/8/2022).

Baca: Logo Jepara Environmental Art Biennale Diluncurkan

Saat berada di atas kapal, Nano merasakan spirit masa lalu dari Ratu Kalinyamat sebagai tonggak kejayaan Jepara. Waktu itu, Nano membayangkan betapa hebatnya Ratu Kalinyamat pada masa kejayaannya.

”Betapa hebatnya armada laut Ratu Kalinyamat. Bagaimana mereka membangun kerajaannya yang berbasis maritim. Saya rasa itu bukan hal yang gampang,” kata Nano, dosen Institut Seni Indonesia Yogyakarta ini.

Berkolaborasi dengan Rumah Kartini dan sejumlah seniman Jepara, Nano menuangkan gagasan itu dalam wujud penggambaran Ratu Kalinyamat saat geladi perang.

Digambarkan, Ratu Kalinyamat dengan penuh semangat dapat menyatukan perbedaan menjadi satu kekuatan yang tangguh.

Nano menampilkan selendang (sonder) dengan warna merah yang dominan. Lalu dipadukan dengan warna biru dan hijau. Gerak air seperti naga, angin dan cokelat warna tanah sebagai kekuatan alam.

Kemudian, latar belang motif flora yang diambil dari Masjid Mantingan Jepara juga disuguhkan.

Melalui mural itu, Nano ingin menampilkan spirit memunculkan keberanian. Lalu menumbuhkan kembali semangat Jepara sebagai kota seni dan maritim.

”Spiritnya memang untuk mengobarkan kembali semangat cinta tanah Jepara. Spirit membangkitkan kekuatan maritim melalui seni secara kolektif,” tutur Nano.

Sementara itu, Ketua Panitia JEAB, Taufiqur Rohman, berharap agar mural Ratu Kalinyamat atau Rainha de Japara, itu dapat menjadi pemantik rangkaian JEAB yang sudah digagas.

”Ini akan menjadi penanda semangat teman-teman perupa maupun pelaku seni budaya di Jepara menyukseskan gelaran JEAB,” kata dia.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.