Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Cari Tempat Ngecamp Asyik di Rembang? Datang Saja di Gunung Wahyu, Bisa Nikmati Matahari Terbit lho

Cari Tempat Ngecamp Asyik di Rembang? Datang Saja di Gunung Wahyu, Bisa Nikmati Matahari Terbit lho
Foto: Sejumlah wisawatan sedang ngecamp di gunung Wahyu Rembang (visitjawatengah.jatengprov.go.id)

MURIANEWS, Rembang – Selama ini barangkali masih banyak yang belum tahu jika di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, punya tempat ngecamp atau kemping yang asyik. Wisata pantai, religi serta sejarah di Rembang selama ini yang lebih dikenal orang.

Salah satu tempat ngecamp yang asyik di Rembang adalah gunung Wahyu yang tingginya sekitar 539 meter di atas permukaan laut (mdpl). Dari puncak gunung ini menawarkan panorama matahari terbit yang menawan.

Melansir dari laman visitjawatengah.jatengprov.go.id, gunung Wahyu bisa dibilang sebagai tempat melancong baru dan baru dibuka untuk umum beberapa bulan lalu. Meski demikian, wisata pendakian yang terletak di Dukuh Ngeso, Desa Bitingan, Kecamatan Sale ini sudah menyedot perhatian.

Baca juga: Ini Destinasi Wisata di Rembang yang Bisa Dikunjungi saat Libur Akhir Pekan

Selain pemandangan, track yang agak terjal juga menjadi daya tarik dan tantangan tersendiri bagi wisatawan atau pendaki. Jika hendak mendaki sampai ke puncak, tak perlu memkan waktu lama. Kurang lebih 30 menit.

Warga setempat sudah menyediakan area parkir. Dari parkiran sepeda motor itu, wisatawan melewati area persawahan. Jalur pendakian sudah diberikan petunjuk arah. Track di lokasi ini masih tergolong landai.

Setelah melewati area persawahan itu barulah membutuhkan tenaga ekstra. Tanjakan cukup miring. Dan melewati jalan setapak yang lebarnya sekitar semeter. Tetapi, oleh warga sekitar track ini dibentuk seperti tangga. Beberapa pendaki tampak beristirahat di setiap titik yang terdapat tempat yang agak luas. Tempat ini bisa digunakan untuk sekadar duduk melepas lelah.

Setelah sampai puncak, langsung disambut hamparan tanah yang sudah didirikan belasan tenda. Ada juga yang bersantai di tempat tidur gantung sambil menikmati udara sore gunug Wahyu dan memandang suguhan pemandangan perbukitan dan perkampungan di bawahnya.

Dwi Menik Dyah Safitri salah satu wisatawan mengaku, salah satu daya tarik dari gunung wahyu ini adalah pemandangan. Selain itu juga track yang agak terjal. ”Lebih menantang. Jalurnya nanjak gitu,” katanya.

Jupri, salah satu pemuda desa Bitingan yang ikut mengelola area camping Gunung Wahyu mengatakan, lokasi puncak ini dulunya rimbun. Kemudian, oleh pemuda sekitar memiliki ide untuk membuatnya menjadi tempat camping.

Warga sekitar juga membuka penyewaan tenda. Semalam tarifnya Rp 20 ribu. Selain itu, juga ada fasilitas untuk pemasangan tenda. Jadi,di puncak, sudah disiapkan tenda. Sehingga wisatawan tak perlu mendaki sambil membawa tenda.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: visitjawatengah.jatengprov.go.id

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.