Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Pengumuman! Tarif Ojek Online Naik

Pengumuman! Tarif Ojek Online Naik
Ilustrasi

MURIANEWS, Jakarta – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menaikkan tarif untuk ojek online (Ojol). Bahkan kenaikan tarif itu sudah ada regulasinya dan mulai berlaku sejak 4 Agustus lalu.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Hendro Sugiatno mengatakan, regulasi mengenai tarif ojek online itu memang sudah ada pembaruan. Menurutnya, ini adalah dalam rangka untuk penyesuaian.

Dia juga mengatakan ketentuan kenaikan tarif Ojol tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 564 Tahun 2022 Tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat yang Dilakukan dengan Aplikasi pada tanggal 4 Agustus 2022.

Baca: Pria Berpakaian Ojol Terekam CCTV Curi Celana Dalam di Kudus

”Dalam KM Nomor KP 564 Tahun 2022 ini kami telah melakukan evaluasi batas tarif terbaru yang berlaku bagi ojek online,” katanya, dikutip dari detik.com, Senin (8/8/2022).

Selain kenaikan tarif ojol ini, lanjut Hendro, ditentukan juga adanya sistem zonasi.

”Sistem zonasi masih berlaku 3 zonasi,” imbuhnya.

Dia menjelaskan, untuk zona I meliputi Sumatera, Jawa (selain Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), dan Bali. Kemudian zona II meliputi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Sedangkan Zona III meliputi Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara dan sekitarnya, Maluku dan Papua.

Baca: Pertamax Naik Jadi Rp 16.000, Driver Ojol di Solo Kelimpungan

Besaran biaya jasa zona I yakni biaya jasa batas bawah sebesar Rp1.850/km, biaya jasa batas atas sebesar Rp2.300/km, dan biaya jasa minimal dengan rentang biaya jasa antara Rp9.250 sampai dengan Rp11.500.

Sementara besaran biaya jasa zona II yaitu biaya jasa batas bawah sebesar Rp2.600/km, biaya jasa batas atas sebesar Rp2.700/km, dan biaya jasa minimal dengan rentang biaya jasa antara Rp13.000 sampai dengan Rp13.500.

Sedangkan besaran biaya jasa zona III yakni biaya jasa batas bawah sebesar Rp2.100/km, biaya jasa batas atas sebesar Rp2.600/km, biaya jasa minimal dengan rentang biaya jasa antara Rp10.500 sampai dengan Rp13.000.

Baca: Tuntut Pemprov Buat Perda Penyesuaian Tarif, Ini 4 Tuntutan Ojol di Jateng

”Sesuai peraturan tersebut, Komponen Biaya pembentuk tarif terdiri dari biaya langsung dan tidak langsung,” imbuhya.

Biaya langsung yaitu biaya yang dikeluarkan oleh mitra pengemudi dan sudah termasuk profit mitra pengemudi. Sedangkan biaya tidak langsung yaitu berupa biaya sewa penggunaan aplikasi perusahaan aplikasi paling tinggi 20 persen.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Detik.com

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.