Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Tak Pasang Bendera Pusaka, Warga Rejosari Grobogan Didatangi Polisi dan Tentara

Tak Pasang Bendera Pusaka, Warga Rejosari Grobogan Didatangi Polisi dan Tentara
Bhabinkamtibmas bersama Babinsa Desa Rejosari, Grobogan, Jawa Tengah, membantu warga setempat memasang bendera, Senin (8/8/2022). (Murianews/Istimewa)

MURIANEWS, Grobogan – Pemdes Rejosari, Kecamatan Grobogan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah bersama anggota Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat melakukan patroli pemasangan bendera pusaka merah putih, Senin (8/8/2022).

Kegiatan itu dilakukan untuk memupuk nasionalisme pada warga di momentum Hari Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2022.

Warga yang di depan rumahnya belum terpasang bendera merah putih didatangi satu persatu. Mereka kemudian diminta memasang bendera.

”Kami bersinergi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas melakukan patroli pemasangan bendera merah putih ke rumah-rumah warga. Kami ajak warga untuk memasang,” ujar Kepala Desa Rejosari Ali Sadikin.

Baca: Ini Harga Bendera dan Pernak-pernik HUT RI di Kudus

Sebagian warga itu juga turut dibantu memasang bendera hingga benar-benar berdiri. Tidak hanya itu, sebagian warga yang tidak memiliki bendera merah putih juga diberikan bendera baru gratis.

”Kami bagikan secara cuma-cuma bendera merah putih kepada warga yang kebetulan tidak memiliki. Ada puluhan bendera yang dibagikan,” imbuhnya.

Setelah memastikan bendera berkibar, warga kemudian diajak memberi penghormatan kepada bendera merah putih tersebut.

Ali menyatakan, pihaknya mengajak warga memasang bendera merah putih dan umbul-umbul hingga akhir Agustus sebagai wujud cinta kepada Tanah Air. Selain itu juga menghormati jasa para pahlawan yang sudah berjuang memerdekakan RI.

Selain pemasangan bendera, pihaknya juga mengajak warga untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

”Kami ajak warga menerapkan nilai-nilai Pancasila, dan kami berkomitmen menjadikan Rejosari sebagai desa Pancasila,” tutupnya.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.