Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Komunitas Crush Gear di Kudus, Harga Koleksinya Tak Ecek-Ecek

Beberapa Crush Gear milik komunitas BRICK. (Murianews/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Komunitas Brick merupakan komunitas pecinta mainan crush gear di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Koleksi mainan anggota komunitas ini tak ecek-ecek, ada yang capai jutaan rupiah.

BRICK merupakan kepanjangan dari Brotherhood Independent Crush Gear Kudus. Komunitas tersebut terbentuk pada 2014 silam.

Fatchur Rohman, Ketua Komunitas BRICK awalnya beranggotakan sepuluh orang. Saat itu keseluruhannya masih duduk di bangku SMP dan SMA.

”Saat itu belum ada komunitasnya. Terus kami bikin sebagai wadah untuk berkumpul-kumpul. Saat ini anggotanya sudah 14 orang,” jelasnya kepada Murianews.

Kegiatan komunitas BRICK biasanya kumpul-kumpul dan nyetting Crush Gear. Selain itu juga untuk mempersiapkan turnamen.

”Biasanya persiapan untuk turnamen di sekitaran Jawa Tengah,” ujarnya.

Fatchur Rohman menunjukkan koleksi Crush Gear miliknya. (Murianews/Vega Ma’arijil Ula)

Lebih lanjut, Fatchur Rohman menyebut pihaknya juga sering membuat turnamen internal. Tujuannya untuk menguji kemampuan Crush Gear tiap-tiap member.

Setidaknya saat ini ada 80 koleksi Crush Gear yang dimiliki anggota komunitas Brick. Jenis Crush Gearnya beragam. Mulai dari Crush Gear jenis turbo, jenis nitro, dan jenis gear boost.

”Paling mahal di komunitas ini harganya Rp 3,5 juta. Nama Crush Gearnya King Kaizer. Kalau jenis Crush Gearnya Nitro Evolution,” ungkapnya.

Baca: Ingat Anime Crush Gear? Pemuda di Kudus Ini Masih Awet Mengoleksi

Afif Rianto, warga Desa Gribig, Kudus yang juga anggota BRICK mengaku bergabung sejak 2019. Dia mengaku tertarik untuk join karena ingin ikut eksis bermain Crush Gear.

”Saya punya enam unit Crush Gear. Kalau kejuaraan paling hanya juara internal komunitas saja berupa Piala Bergilir,” terangnya.

Anggota lainnya, Janaris mengaku bergabung di komunitas sejak 2020. Dia bergabung karena ingin memiliki banyak teman.

”Alasan bergabung supaya punya banyak teman. Selain itu mengasah kemampuan battle,” ujar pria yang memiliki koleksi 13 Crush Gear itu.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.