Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Risma Minta Pelaku Penyekapan dan Pemerkosaan Anak di Pati Dijerat Pasal Berat

Risma Minta Pelaku Penyekapan dan Pemerkosaan di Pati Dijerat Pasal Berat
Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini saat mengunjungi korban pemerkosaan di salah satu rumah sakit di Pati, Minggu (7/8/2022) petang. (Murianews/Umar Hanafi)

MURIANEWS, Pati – Risma atau Tri Rismaharini, Menteri Sosial meminta agar pelaku penyekapan dan pemerkosaan pada anak dijerat pasal berat. Itu diungkapkan Risma usai mengunjungi korban yang masih dirawat di salah satu rumah sakit Pati, Minggu (7/8/2022).

Menurut Risma, penerapan pasal berat diharapkan dapan memberikan efek jera, sehingga tak muncul lagi kasus serupa dikemudian hari. Lebih lagi, korban masih anak-anak.

”Saya pastikan dan Kapolres bagaimana next nya membuat jera yang lain. Mestinya ini kena pasal yang sangat keras. Karena kasian pada anaknya,” ujar Risma.

Baca: Kasus Dugaan Penyekapan dan Budak Seks Pati, Polisi Periksa Delapan Orang

Sementara itu, Kepala Polres (Kapolres) Pati AKBP Christian Tobing siap menjerat pelaku dengan pasal yang berat. Pihaknya akan menggunakan pasal 81 ayat 1 juncto 76 D ayat 2 UU nomer 17 tahun 2016 untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

”(UU ini) tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” imbuh AKBP Christian Tobing ditemui secara terpisah.

Ia mengungkapkan identitas pelaku sudah dikantongi. Pihaknya menduga kejahatan itu hanya dilakukan satu orang, yakni PH, warga Desa Alasdowo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati.

Saat ini, PH masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Meskipun demikian, tidak menutup kemungkinan ada pelaku lainnya.

”Kami terus pendalaman kasus. Bila ada pelaku lainnya akan kami proses. Kami tetapkan terduga pelaku sebagai DPO. Mohon doanya pelaku cepat tertangkap,” kata AKBP Christian.

Diketahui, kasus dugaan pemerkosaan menimpa salah satu siswi di Kabupaten Pati. Siswi yang berumur 15 tahun itu diduga disekap dan diperkosa selama beberapa bulan oleh PH.

Ini mengakibatkan korban mengalami gizi buruk, mengidap beberapa penyakit dan hamil sekitar empat bulan. Korban saat ini dirawat di rumah sakit.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.