Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Pengacara Bharada E Mundur, IPW: Rekayasa Kasus Makin Jelas

Pengacara Bharada E Mundur, IPW: Rekayasa Kasus Makin Jelas
Pengacara Bharada E mengundurkan diri (Detik.com)

MURIANEWS, Jakarta – Pengacara Bharada E, yakni Andreas Nahot Silitonga mengundurkan diri dari sebagai kuasa hukum Bharada E. Muncurnya Andres ini memunculkan spekulasi dari berbagai pihak, terutama Indonesia Police Watch (IPW).

Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso mengatakan, mundurnya Andreas ini justru mengindikasikan adanya rekayasa kasus kematian Brigadir J. Bahkan rekayasa itu tampak semakin jelas.

”Kemunduran ini harus dipandang dari aspek pengungkapan kasus dong. Dengan mundurnya pengacara, artinya kita melihat di permukaan, berarti Bharada E telah berubah pernyataannya, berarti semakin mengungkapkan kasus rekayasa ini benar adanya,” kata Sugeng, dikutip dari Detik.com, Sabtu (6/8/2022).

Baca: Komnas HAM Sebut Bharada E Belum Tentu Pelaku Penembakan Brigadir J

Selain itu, mundurnya Andreas tersebut juga menjadi bukti bahwa pernyataan Bharada E pada awal dan sekarang ada perbedaan. IPW meminta polisi benar-benar mengusut dugaan pembunuhan.

”Bahwa ini rekayasa, soal pelecehan itu rekayasa, soal pengancaman itu rekayasa, soal Brigadir J mengeluarkan tujuh tembakan itu rekayasa, itu semakin kuat. Dan yang ada adalah kasus pembunuhan, itu pertama,” ujarnya.

Sugeng juga mengatakan Andreas berhak mundur dalam kasus tersebut jika pernyataan Bharada E tidak konsisten.

Baca: Bharada E Jadi Tersangka, Kamaruddin: Pelaku Lebih dari Dua Orang  

”Pengacara berhak mundur apabila kliennya itu tidak konsisten dalam memberikan keterangan. Bharada E-nya nih tidak konsisten. Kalau dari awal dia jujur, bahwa katakanlah apa yang dia akui sama dengan yang diakui sekarang setelah ditangkap, misalnya ya dia jujur sama pengacaranya misalnya itu memang disuruh ya, tapi saya mau menjawab bahwa saya pelakunya begitu. Sekarang dia setelah ditangkap mengaku sebagai disuruh pengacara nggak boleh mundur,” kata dia.

”Tapi kalau dari awal Bharada E mengatakan saya memang pelakunya, begitu ditangkap baru dia mengaku saya disuruh, nah pengacara boleh mundur. Itu satu dari sisi pengacara boleh mundur apabila kliennya tidak jujur,” sambungnya.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: detik.com

Comments
Loading...