Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Jadhug, Film Produksi Pati Tayang di Bioskop

Jadhug, Film Produksi Pati Tayang di Bioskop
Sutradara Jadhug Yovie Young (paling kiri) bersama para pemainnya. (Murianews/Umar Hanafi)

MURIANEWS, Pati – Jadhug, salah satu film produksi anak muda Kabupaten Pati, Jawa Tengah tayang di Bioskop Plaza Pragolo, Sabtu (6/8/2022). Itu jadi capaian yang pertama bagi sineas Pati.

Jadhug merupakan film bergenre aksi semi komedi. Film itu mengangkat seni bela diri pencak silat dan kepercayaah masyarakat local, seperti jimat dengan berlatarkan keindahan alam Pegunungan Kendeng.

Komunitas-komunitas seni pertunjukan asal Kabupaten Pati ikut unjuk gigi dalam proyek film itu. Mereka beradu akting dengan beberapa Youtuber seperti Pak Bhabinkamtibmas Aipda Herman Hadi Basuki.

”Film ini istimewa. Seniman teater, ketoprak, dangdut dan Youtuber ikut berperan. Sinematografi juga baik. Ini membuktikan sinema Pati sangat layak (masuk bioskop),” ujar salah satu aktor dalam film ini, Beni Dewa.

Baca: Jadi Lokasi Syuting Film Gadis Kretek, Museum Kretek Kudus Bisa Terkenal

Sementara itu, sang sutradara sekaligus penulis naskah, Yovie Young bersyukur filmnya bisa diputar di bioskop. Ia pun berharap film-film produksi Pati lainnya bisa menyusul.

”Ini film panjang pertama yang produksi lokal asli Pati dan bisa diputar di bioskop. Saya berharap sineas Pati tetap semangat jangan menyerah apapun idenya kita wujudkan bareng-bareng,” kata Yovie.

Menurutnya, bioskop Plaza Pragola Pati sangat terbuka terhadap sineas lokal. Asalkan semua persyaratan dipenuhi. Salah satunya lolos dari lembaga sensor.

”Saya yakin sineas Pati bisa tembus bioskop,” ucapnya.

Diketahui, film yang diproduksi selama lebih dari enam bulan itu tayang di bioskop Plaza Pragola Pati selama dua hari. Yakni mulai Sabtu hingga Minggu besok. Film ini tidak berbayar alias gratis.

”Pengerjaannya akhir tahun 2021. Mulai shooting Februari. Biaya produksi kira-kira Rp 50 juta. Awalnya kita mau tiketkan. Tapi setelah berbagai pertimbangan kita gratiskan,” pungkas dia.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...