Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Anggaran untuk Atlet Difabel di Jepara Sangat Kecil

Atlet Difabel Jepara
Subhan, atlet difabel cabor badminton saat meraih medali emas di ASEAN Para Games 2022. (Murianews/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Sejumlah atlet penyandang dissabilitas kelahiran Jepara, Jawa Tengah, sudah berkali-kali meraih prestasi di kancah nasional maupun internasional. Namun, dari segi penganggaran pembinaan, dana yang dikeluarkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara sangat kecil.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua NPCI Kabupaten Jepara, Asrori, Sabtu (6/8/2022). Pihaknya melihat, anggaran yang diberikan Pemkab Jepara bagi para atlet difabel, selisih jauh dengan yang ada di kota-kota lain.

“Saat ini masih terbatas pendanaannya. Kalau dibandingkan dengan Demak atau Purwodadi kan, jauh,” ungkap Asrori.

Selama setahun ini, kata Asrori, anggaran pembinaan yang ada di NPCI selama setahun hanya sekitar Rp55 juta. Anggaran itu digunakan untuk mendanai setiap proses latihan atau bimbingan para atlet.

BACA JUGA: Dua Atlet ASEAN Para Games Jepara Akan Diarak Keliling Kota

Hingga saat ini, ada sekitar 21 atlet difabel yang dibimbing NPCI Jepara. Selain untuk dana latihan, anggaran itu dipakai untuk membeli vitamin dan kebutuhan lainnya.

“Kalau di Demak R 1 miliar pertahun, Purwodadi R 5 miliar. Rata-rata di kota-kota lain, sudah di atas Rp1 miliar per tahun,” jelas Asrori.

Untuk itu, Asrori berharap agar pemerintah daerah memperhatikan para atlet difabel lebih baik lagi. Terutama terkait pendanaan yang memang menjadi permasalahan khusus.

“Tapi tak apa. Kita terima saja. Kita tetap optimis bahwa temen-temen (atlet difabel, red) bisa meraih prestasi di berbagai kancah,” tutur Asrori.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Budi Erje

Comments
Loading...