Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ruko Terbakar, Ibu dan Anak di Purbalingga Meninggal Terjebak Api

Foto: Ilustrasi kebakaran (pixabay.com)

MURIANEWS, Purbalingga –  Sebuah ruko handphone sekaligus rumah huni di Kelurahan Bancar, Kecamatan Purbalingga, Kabupaten Purbalingga terbakar hebat, Sabtu (6/8/2022) dini hari tadi. Dua penghuni rumah yang merupakan ibu dan anak meninggal usai terjebak dalam kobaran api.

Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purbalingga, Umar Fauzi mengatakan, ibu dan anak tersebut diketahui bernama Fena Juliana (44) dan anak laki-lakinya bernama Josep Teode (7). kedua korban saat ini sudah disemayamkan di rumah duka.

”Sebenarnya di rumah sekaligus ruko tersebut dihuni empat orang. Keempat orang tersebut terdiri dari ibu dan tiga anak,” katanya seperti dikutip Detik.com.

Menurutnya kebakaran bermula saat korban memasak air sekira pukul 00.00 WIB. Namun, dia ketiduran sehingga pada pukul 01.00 WIB api dari kompor sudah membesar dan membakar bagian dapur rumah.

Baca: RSJ Solo Kebakaran, Dua Orang Meninggal

Mengetahui hal tersebut korban lalu mencoba menyelamatkan tiga orang anaknya. Dua orang anaknya berhasil diselamatkan, namun korban beserta satu anaknya yang lain terjebak di dalam rumah.

”Jadi sang ibu berhasil menyelamatkan dua anaknya yang lain. Tapi setelah itu, malah terjebak bersama anak laki-lakinya dan tak bisa menyelamatkan diri akibat api yang membesar,” ujarnya.

Mendapati laporan, pihaknya mengerahkan dua unit mobil pemadam beserta tujuh personel. Selain itu didatangkan juga dua mobil tangki air dari BPBD Purbalingga untuk memadamkan kobaran api.

”Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.30 WIB. Petugas melakukan evakuasi lalu membawa dua korban meninggal ke RSUD Purbalingga,” tuturnya.

Umar menyebut api cepat membesar karena seluruh bangunan rumah kios tersebut terbuat dari kayu atau bangunan semi permanen. Sehingga hampir seluruh bangunan ludes akibat peristiwa itu.

”Untuk kerugian masih dihitung, bangunan semi permanen ini yang menyebabkan api mudah merembet,” pungkasnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...