Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Suka Duka Petugas Keamanan saat Ribuan Peziarah Penuhi Makam Sunan Kudus

Seorang petugas keamanan Makam Sunan Kudus (putih) di tengah kerumunan peziarah. (Murianews/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Makam Sunan Kudus di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, di bulan Sura dipenuhi peziarah. Yang paling repot, bisa disebut adalah para petugas keamanannya.

Suka duka pun mereka rasakan saat menjaga agar area makam tetap kondusif di tengah desakan peziarah.

Nuh Alim, Koordinator Keamanan Makam Sunan Kudus pun menceritakan sedikit pengalamannya. Mulai dari yang tidak enak hingga yang enak.

”Kami di sini kan ibaratnya juga tenaga sukarela yang bisa disebut juga bekerja untuk menjaga tamu-tamunya ke Kanjeng Sunan (Kudus), jadi memang suka ndak suka tetap ada,” ujar dia di sela aktivitasnya, Sabtu (6/8/2022).

Hal yang paling dia sukai, adalah ketika bertemu dengan banyak orang-orang baru dari segala daerah. Tak jarang Alim bertukar pengalaman dan cerita, begitu pula sebaliknya.

”Ya dapat teman baru banyak kalau di sini, senang juga karena relasinya kan banyak ya, jadi semisal suatu saat gantian saya yang berkunjung, saya bisa minta tolong dengan mereka,” sambungnya.

Baca: Wow, 900 Orang Dikerahkan dalam Prosesi Buka Luwur Sunan Kudus

Kemudian hal yang tidak enak, Alim mengatakan hal yang sama. Yakni bertemu dengan orang-orang baru, namun kali ini dengan sikap yang memang kurang mengenakkan.

”Petugas pengamanan makam itu cuma ada enam orang yang dibagi tiga sif, pagi siang dan malam. Kadang yang namanya manusia kan tetap ada emosionalnya ya, menghadapi peziarah yang tidak cuma satu sifat benar-benar kudu sabar, dan kami harus ingat bahwa kami ini melayani tamunya Kanjeng Sunan,” tuturnya.

Baca: Para Pembuat Luwur Makam Sunan Kudus Harus Selalu Jaga Wudu

Di bulan Sura seperti ini, tambah Alim, jumlah peziarah bisa mencapai enam ribu orang per harinya. Di akhir pekan, jumlahnya bahkan bisa mencapi sembilan ribuan orang.

”Khusus untuk bulan Sura sendiri kami diberi bantuan 30 petugas keamanaan dari desa dan teman-teman keamanan lainnya,” pungkasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...