Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Suka Kulit Ayam? Jangan Makan Terlalu Banyak ya, Ini Sebabnya

Suka Kulit Ayam? Jangan Makan Terlalu Banyak ya, Ini Sebabnya
Foto: Daging ayam (Tonda Tran dari Pixabay)

MURIANEWS, Kudus – Tak hanya dagingnya saja, kulit ayam ternyata juga banyak yang suka. Pasalnya, bagian kulit ayam ini rasanya dianggap paling gurih, apalagi kalau dimakan saat kondisinya masih hangat.

Meski demikian, sebaiknya jangan makan kulit ayam berlebihan ya. Terlalu banyak makan kulit ini soalnya bisa berdampak pada kesehatan.

Pada dasarnya, kulit ayam ini memiliki banyak kandungan gizi yang dibutuhkan tubuh. Selain itu, kulit ayam mengandung sejumlah kecil vitamin A yang berperan penting untuk kesehatan mata, pertumbuhan sel, dan sistem imun.

Baca juga: Suka Makan Ceker Ayam? Ketahui Dampaknya bagi Kesehatan

Apakah kulit ayam sehat?

Jika dikonsumsi secara berlebihan kulit ayam memang bisa meningkatkan kolesterol atau menambah lemak tubuh. Meski demikian, rupanya ada manfaat yang bisa didapatkan dari mengonsumsi kulit ayam, asalkan tidak berlebihan dan dimasak dengan tepat.

Berikut ini sejumlah potensi manfaat kulit ayam yang bisa Anda peroleh.

Lemak baik

Memang benar kulit ayam mengandung lemak. Namun, lemak dalam kulit ayam lebih banyak terkandung dalam jenis lemak baik (lemak tak jenuh) dibandingkan lemak jahat (lemak jenuh).

Departemen Pertanian Amerika Serikat melaporkan bahwa 100 gram kulit ayam mengandung sekitar 12 gram lemak jenuh dan mengandung 19 gram lemak tak jenuh.

Artinya, kulit ayam mungkin tidak membahayakan kesehatan jantung, jika dimakan dalam jumlah yang tidak berlebihan. Hal ini karena kandungan lemak tak jenuh dalam kulit ayam yang lebih besar mungkin dapat mencegah penyakit jantung.

Selain itu, lemak tak jenuh berpotensi untuk membantu menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol.

Mengurangi penyerapan minyak pada daging

Memasak ayam dengan kulitnya dapat membantu menjaga kelembaban daging ayam. Saat Anda memasak ayam dengan suhu tinggi, kulitnya berfungsi sebagai penghalang minyak.

Dengen begitu, minyak tidak diserap berlebihan ke dalam dalam daging sehingga kelembaban daging ayam terjaga. Jika memasak ayam tanpa kulit, minyak bisa langsung terserap pada daging dan menyebabkan daging ayam kering.

Mengurangi asupan garam

Lantaran rasa kulit ayam sudah gurih, Anda mungkin tidak perlu menambahkan terlalu banyak garam lagi. Penambahan sedikit garam dalam masakan ayam sudah cukup membuat masakan tersebut lezat.

Kebanyakan garam justru dapat memicu berbagai gangguan kesehatan. Mengurangi asupan garam membantu menurunkan tingkat tekanan darah, terutama pada orang dengan tekanan darah tinggi.

Tinggi protein

Kulit ayam mengandung protein. Apabila mengonsumsinya dalam porsi sewajarnya, makanan ini bisa membantu menurunkan berat badan.

Meningkatkan asupan protein dapat memberikan rasa kenyang. Hal ini bisa mengurangi keinginan untuk makan lebih banyak. Jika mampu mengontrol nafsu makan, berat badan bisa terjaga, apalagi ketika Anda juga rutin berolahraga.

Cara sehat makan kulit ayam

Anda mungkin tidak perlu menghindari memakan ayam dengan kulitnya lagi. Dari penjelasan di atas, kulit ayam ternyata memberikan manfaat pada kesehatan. Meski demikian, mengonsumsi kulit ayam dalam jumlah banyak juga berbahaya.

Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat makan kulit ayam.

1. Jangan makan kulit ayam berlebihan

Walaupun lebih banyak mengandung lemak baik daripada lemak jahat, tetapi tetap saja kulit ayam mengandung lemak. Artinya, jika dimakan berlebihan dapat menambah kalori berlebih pada tubuh Anda.

2. Jangan masak kulit ayam sampai kering

Memasak kulit ayam terlalu kering dapat menghilangkan zat gizi yang terkandung dalam kulit ayam. Selain itu, hal ini bisa meningkatkan kandungan lemaknya. Cara terbaik memasak kulit ayam mungkin dengan menggorengnya agak renyah atau direbus bersama sop.

3. Jangan melapisi kulit ayam dengan tepung

Tepung hanya akan membuat lebih banyak minyak terserap dalam kulit ayam. Hal ini bisa menambah kandungan lemak dan kalori kulit ayam.

Setelah diberi bumbu, Anda sebaiknya langsung masak ayam dengan minyak rendah kolesterol seperti minyak jagung atau kanola.

4. Gunakan kertas penyerap minyak

Setelah dimasak, tiriskan ayam di atas kertas penyerap minyak selama beberapa menit. Cara ini dapat membantu menghilangkan kelebihan minyak dalam kulit ayam. Dengan begitu, kandungan lemak dalam kulit ayam goreng bisa berkurang.

Jika mengonsumsi dalam batas wajar dan memasaknya dengan mengurangi minyak, makan kulit ayam bisa memberikan keuntungan tersendiri.

Terakhir, pastikan untuk memasukan kulit ayam ke dalam menu diet sehat dan seimbang. Padukan bersama makanan kaya serat, vitamin, dan mineral, seperti sayur dan buah.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: hellosehat.com

Comments
Loading...