Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

IPSI Kudus Pastikan Ada Arak-Arakan untuk Safira

Safira Dwi Meilani
Safira Dwi Meilani meraih medali emas di Kejuaraan Silat Dunia. (Murianews/isytimewa)

MURIANEWS, Kudus – Atlet silat Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Safira Dwi Meilani dipastikan bakal disambut meriah, saat pulang kembali ke Kudus. Rencananya, penyambutan Juara Dunia Silat ini akan dilaksanakan Senin (8/8/2022) pukul 07.00 WIB.

Safira nantinya akan diarak mulai dari kawasan Gerbang Kudus Kota Kretek di kawasan Tanggulangin. Selanjutnya, dari sana, Safira Dwi Meilani akan diarak menuju ke Pendapa Kabupaten Kudus.

Safira Dwi Meilani, baru saja meraih medali emas di World Pencak Silat Championship 2022, di Malaysia. Safira berhasil meraih medali emas usai menumbangkan pesilat Vietnam, Nguyen Thi Mai Lan, di kelas tanding B putri 50-55 Kilogram.

“Kami sudah dapat info kalau pak bupati bisa menerima Safira di Pendapa Kabupaten Kudus. Infonya juga ada pemberian tali asih. Tetapi, untuk besaran nominalnya kami tidak tahu,” kata Ketua Umum Pengurus Cabang Ikatan Pencak Silat Indonesia (Pengcab IPSI) Kudus, Muhammad Nur Hasyim, Jumat (5/8/2022).

BACA JUGA: IPSI Kudus Berharap Pemkab Beri Apresiasi Bagi Safira

Hasyim melanjutkan, tujuan adanya arak-arakan itu sebagai bentuk apresiasi. Terlebih, prestasi yang diraih Safira levelnya sudah juara dunia.

“Supaya masyarakat Kudus juga tahu bahwa ada pesilat Kudus yang menjadi juara di kejuaraan dunia. Sehingga dapat memotivasi masyarakat maupun atlet lain untuk mencontoh jejak Safira,” imbuhnya.

Sementara itu, Safira mengaku sudah mendapatkan informasi mengenai rencana penyambutan dirinya saat pulang ke Kudus. Dirinya saat ini sudah berada di Semarang, setelah sebelumnya dari Jakarta usai mengikuti World Pencak Silat Championship 2022.

“Informasinya diarak dari Tanggulangin ke Pendapa Kudus. Kalau konsepnya detail arak-arakan naik apa, dan ngapain saja setibanya di pendapa saya belum tahu,” imbuhnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Budi Erje

Comments
Loading...