Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Aris Wibawa, Bakat Renangnya Muncul dari Mandi di Kali

Aris Wibawa
Sumiyati, ibudan Aris Wibawa menunjukan medali yang diraih putranya di sejumlah kejuaraan internasional dan nasional. (Murianews/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Aris Wibawa, atlet renang peraih medali emas pertama pada Asian Para Games 2022 membuat keluarganya sangat bangga. Tak hanya kebanggaan, Aris yang notabene penyandang disabilitas itu pun mampu menyejahterakan keluarganya.

Aris lahir dari keluarga kurang mampu. Dia merupakan anak ketiga dari delapan bersaudara. Dari delapan saudaranya itu, hanya Aris yang memiliki kebutuhan khusus.

Namun, keterbatasan itu tak membuat Aris terpuruk. Justru, dia menjadi jagoan bagi keluarganya.

Aris Wibawa lahir di RT 15/RW 3, Desa Batealit, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Rumahnya berada di pelosok desa, jauh dari pusat keramaian kota.

Sumiyati, ibunda Aris Wibawa, menceritakan bahwa anaknya itu memiliki kepribadian yang baik. Sejak kecil, Aris sudah bisa mandiri. Aris juga tekun dalam belajar. Tak heran, selama duduk di bangku Sekolah Dasar, Aris selalu mendapatkan rangking di kelasnya.

“Sejak SD sampai SMA tidak pernah sekolah di SLB. Sekolahnya di sekolah umum,” kata Sumiyati, Jumat (5/8/2022) di rumahnya.

BACA JUGA: Aris Wibawa Berhasil Sejahterakan Keluarga Besarnya

Bakat olahraga Aris mulai terlihat saat duduk di bangku kelas dua SMA Tahunan Jepara. Even lomba olahraga yang pertama kali diikuti Aris bukanlah renang. Tetapi justru lari. Saat mengikuti lomba lari tingkat nasional di Solo, Aris sukses meraih posisi kedua.

Namun, pria kelahiran Jepara, 12 Desember 1992 itu tak melanjutkan bakatnya sebagai pelari. Aris justru berbelok untuk memilih renang sebagai olahraga yang ditekuni.Pilihan itu rupanya tepat. Prestasinya tak hanya di tingkat nasional. Melainkan tingkat internasional.

Sumiyati juga menceritakan, semasa kecil, Aris selalu mandi di sungai yang berada tak jauh dari rumahnya. Wanita sederhana ini merasa, bibit kelihaian Aris dalam berenang dimulai dari sana.

“Kalau mandi memang di sungai. Jadi sambil mandi, berenang-renang di sungai,” kenang Sumiyati.

Prestasi demi prestasi pasangan Sumiyati dan Darso itu tak hanya mengharumkan nama keluarga. Namun, dari segi kesejahteraan, kini keluarganya sudah relatif lebih terjamin.

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Budi Erje

Comments
Loading...