Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Info Kampus

Antisipasi Bencana, BPBD Sleman Kerja Sama dengan UPN Veteran Yogyakarta

Antisipasi Bencana, BPBD Sleman Kerja Sama dengan UPN Veteran Yogyakarta
FGD BPBD Sleman dan UPN Veteran Yogyakarta (Murianews/Istimewa)

MURIANEWS, Yogyakarta – Manajemen komunikasi bencana saat ini sangat penting, terutama bagi wilayah yang rawan terhadap bencana. Dengan menyampaikan informasi dini kepada masyarakat, maka mereka akan bisa melakukan antisipasi.

Selain itu, manajemen komunikasi bencana ini juga untuk menghindari adanya informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Sehingga, keberadaan website kebencanaan sangat dibutuhkan.

Dalam upaya tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman bekerja sama dengan para peneliti UPN Veteran Yogyakarta dalam bentuk kegiatan Focus Grup Discussion (FGD). Kegiatan ini berupa pelatihan penulisan berita kebencanaan untuk optimalisasi Konten Website yang dmiliki oleh BPBD Sleman.

Kepala Sekretariat BPBD Kabupaten Sleman Asih Kushartati mengatakan, kegiatan tersebut dilandasi karena Kabupaten Sleman menjadi salah satu daerah yang rawan terjadi bencana. BPBD Sleman juga memiliki sandar minimal pelayanan pencegahan dan kesiapsiagaan bencana, termasuk pelayanan informasi bencana (PIB).

Baca: UKM Karate UPN Veteran Yogyakarta Bangkit Lagi, Ikuti Kejurnas di Jepara

Penanganan dan antisipasi bencana dapat dilakukan lebih dini dengan memberdayakan komunikasi informasi. Dalam hal ini, BPBD Sleman mempunyai dua laman website yang bisa diakses masyarakat luas, yakni https://bpbd.slemankab.go.id/ dan https://sdin.slemankab.go.id/.

”Dua website ini terus kita tingkatkan kompetensinya dalam penampilan dan juga kontennya. Tentu supaya lebih menarik dan menambah minat masyarakat dalam mendapatkan informasi kebencanaan,” Kata Asih dalam keterangan tertulis yang diterima Murianews, Kamis (4/8/2022).

Asih menambahkan, bencana di wilayah Kabupaten Sleman tidak hanya sebatas terkena dampak dari erupsi Gunung merapi, ettapi juga ada bencana yang lainnya.

”Selain sering terjadi bencana erupi Gunung Merapi juga rawan longsor, kekeringan, gempa bumi, angin ribut dan banjir di bantaran sungai yang berhulu di Merapi,” ungkapnya.

Baca: 18 Calon Mahasiswa Baru UPN Veteran Yogyakarta Daftar Lewat Jalur Prestasi Karate

Sementara itu Ketua Peneliti Komunikasi Bencana UPN Veteran Yogyakarta, Puji Lestari menyatakan, era komunikasi digital dapat dimanfaatkan memberikan informasi kepada masyarakat terketi kebencanaan. Semakin dini masyarakat mengetahui informasi bencana, maka mereka akan semakin siap dan melakukan antisipasi semaksimal mungkin.

”Kami melihat dua website yang dimiliki BPBD perlu ditingkatkan efektivitasnya. Oleh karenanya perlu adanya diskusi serta simulasi sebagai salah satu bentuk evaluasi,” tutur Puji.

Dalam FGD tersebut, diskusi dan simulasi terbagi dalam dua sesi, dengan menghadirkan narasumber Kepala BMKG Sleman Ikhsan Pramudya. Kemudian untuk pengelolaan website diisi oleh Pimpinan Redaksi Kedaulatan Rakyat (KR), Octo Lampito.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar

Comments
Loading...