Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Wow, Catatan Piutang PDAM Jepara Capai Rp 14 Miliar

Wow, Catatan Piutang PDAM Jepara Capai Rp 14 Milyar
Kantor PDAM Jepara. (Jepara.go.id)

MURIANEWS, Jepara – Catatan piutang Perumda Air Minum (PDAM) Tirto Jungporo Jepara pada 2021 mencapai Rp 14 miliar. Kondisi itu jadi sorotan DPRD kabupaten setempat.

Jumlah itu tertuang dalam Laporan Badan Anggaran Pembahasan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Jepara 2021. DPRD Kabupaten Jepara pun memberikan tujuh rekomendasi untuk PDAM Jepara pada 25 Juli 2022 lalu.

Salah satu rekomendasi itu yakni PDAM harus menyelesaikan piutang 2021 sebesar Rp. 14.797.163.330. Kemudian, PDAM Jepara diminta untuk meningkatkan kualitas pengelolaan air bersihnya, meminimalisir belanja dan tidak boros, mengoptimalkan piutang dan mengurangi kerugian.

”Kerugian itu diakibatkan oleh kebocoran tagihan oleh oknum-oknum PDAM itu sendiri,” kata Ketua DPRD Jepara, Haizul Ma’arif saat itu.

Baca: Perumda Tirta Jungporo Jepara Ketahuan Layani Daerah Demak

Selanjutnya, PDAM diminta mengoptimalkan kinerja jajaran direksi. Dengan adanya penambahan direktur dari satu menjadi tiga direktur, DPRD menilai masih belum ada peningkatan kinerja baik itu terkait pelayanan maupun pendapatan.

Kemudian, PDAM diharuskan mengefisiensi biaya operasional. DPRD juga meminta permasalahan PDAM di Desa Ujungpandan segera diselesaikan.

PDAM juga diminta segera memberikan laporan kepada Bupati apabila potensi pendapatan tidak bisa menutup biaya operasional. Kemudian, PDAM harus mengatasi kebocoran air sebesar 30%.

Sejumlah poin rekomendasi yang diberikan sejak 25 Juli 2022 sudah dilaksanakan PDAM Jepara.

Salah satunya yakni soal laporan kepada Bupati Jepara. PDAM memberikan laporan secara tertutup pada Selasa (2/8/2022) lalu.

Usai rapat internal di ruang rapat bupati itu, Murianews meminta tanggapan kepada Direktur Utama Perumda Air Minum Tirto Jungporo, Sapto Budiriyanto. Namun, pihaknya enggan memberikan jawaban soal rapat itu.

”Akan kami rapatkan secara internal dalam satu dua hari ini,” jawab Sapto saat ditanya soal langkah melaksanakan rekomendasi DPRD itu.

Hingga hari ini, Kamis (4/8/2022), pihak PDAM Jepara masih belum mau buka suara. Sapto beralasan masih merapatkan secara internal.

”Baru dibahas di internal. (Nanti, red) saya sampaikan tertulis,” jawab Sapto singkat.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...