Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ini Rekomendasi Gunung di Jateng yang Pas untuk Melakukan Upacara 17 Agustus bagi Pemula

Ini Rekomendasi Gunung di Jateng yang Pas untuk Melakukan Upacara 17 Agustus bagi Pemula
Foto: Ilustrasi mendaki gunung (Idris Hasibuan dari Pixabay)

MURIANEWS, Kudus – Melakukan upacara bendera tanggal 17 Agustus di puncak gunung selama ini sudah banyak dilakukan pendaki. Biasanya, pendakian dilaksanakan pada 16 Agustus dan mereka sampai puncak pada keesokan harinya untuk selanjutnya bersiap melaksanakan upacara bendera.

Ada banyak gunung yang bisa digunakan untuk melangsungkan upacara bendera dalam rangka HUT Kemerdekaan RI. Termasuk juga beberapa gunung di Jawa Tengah yang dinilai ramah bagi pendaki pemula.

Melansir dari Kompas.com, berikut adalah gunung-gunung di Jawa Tengah yang pas untuk upacara 17 Agustus bagi pendaki pemula.

Baca juga: Siswi SMA Labschool Jakarta Timur Bakal Kibarkan Bendera Merah Putih di Gunung Elbrus Rusia

Bukit Mongkrang, Karanganyar

Salah satu tujuan utama pendakian untuk 17 Agustus adalah Gunung Lawu. Tapi bagi pemula, gunung setinggi 3.000 mdpl ini akan terasa berat bagi pendaki pemula. Namun jangan khawatir, ada Bukit Mongkrang sebagai gantinya.

Untuk sampai puncak pertama, Bukit Candi, hanya ditempuh satu jam. Lalu jika akan mencapai puncak Mongkrang dengan ketinggian 2.194 mdpl, butuh waktu satu jam lagi. Di Bukit Candi maupun puncak Mongkrang, pendaki akan disuguhi indahnya panorama Gunung Lawu yang menjulang tinggi di sisi utara.

Gunung Andong, Magelang

Gunung Andong direkomendasikan pertama untuk pemula yang ingin melakukan upaca 17 Agustus di gunung. Umumnya pendakian Gunung Andong dilakukan melalui jalur Sawit dan jalur Pendem. Kedua jalur ini ada di Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang.

Pendakian ke puncak gunung setinggi 1.726 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini umumnya memakan waktu sekitar 1,5 sampai 2 jam. Jalurnya yang tidak terlalu ekstrem sehingga nyaman didaki oleh pendaki. Puncak Gunung Andong memanjang dari timur ke barat dan pendaki dapat mendirikan tenda di tempat datar kawasan puncak.

Gunung Prau, Wonosobo

Gunung dengan ketinggian 2.590 mdpl ini sudah terkenal dan biasa didatangi banyak pendaki. Untuk mencapai puncak Gunung Prau, dibutuhkan waktu 1,5 hingga 3 jam.

Walaupun menanjak, jalur pendakiannya cukup mudah dilalui dan kawasan puncak Gunung Prau cukup luas. Pada area camping sisi selatan, ada pemandangan Gunung Sindoro Sumbing, hingga Merapi dan Merbabu yang memanjakan kedua mata.

Salah satu jalur favorit pendakian Gunung Prau adalah via Patak Banteng. Jalur ini jadi pilihan favorit para pendaki karena berada di samping jalan utama Wonosobo-Dieng.

Gunung Bismo, Wonosobo

Gunung Bismo yang satu dari atap Dataran Tinggi Dieng juga ramah untuk pendaki pemula. Berketinggian 2.356 mdpl, pendaki bisa mendaki via jalur Sikunang di Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo.

Pendaki hanya perlu berjalan satu jam karena ada jasa ojek. Di Puncak Indraprasta, pendaki akan menyaksikan panorama 360 derajat yang sangat mempesona. Gunung Sindoro, Sumbing, Telaga Menjer, atap Jawa Tengah Gunung Slamet, hingga Dataran Tinggi Dieng, semua terlihat indah dari ketinggian.

Gunung Ungaran, Kabupaten Semarang

Gunung yang terletak di Kabupaten Semarang ini memiliki ketinggian 2.050 mdpl. Di Gunung Ungaran ada dua puncak tertinggi, yaitu Puncak Botak dan Puncak Banteng Raider.

Puncak Banteng Raider biasa dicapai dari jalur Mawar, sementara Puncak Botak bisa dicapai dari jalur Perantunan. Untuk mencapai puncak Gunung Ungaran hanya sekitar 2 sampai 3 jam dengan jalur yang cukup mudah untuk dilalui.

 

 

Penulis: Loeby Galih Witantra
Editor: Dani Agus
Sumber: Kompas.com

Comments
Loading...