Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Dua Pengedar Obat Ilegal di Boyolali Diringkus Polisi

Ilustrasi

MURIANEWS, Boyolali – Polres Boyolali berhasil mengungkap kasus peredaran obat keras ilegal yang beredar di Boyolali. Dalam kasus itu, polisi berhasil meringkus dua pengedar dan kini ditetapkan sebagai tersangka.

Kasi Humas Polres Boyolali AKP Dalmadi mengatakan, kedua pengedar tersebut diketahui berinisial AS alias Kentung (25) warga Miri, Kabupaten Sragen dan ASP alias Ceple (22) warga Karanggede, Boyolali.

”Kedua tersangka ini kita amankan di dua lokasi berbeda pada Selasa (2/8/2022) siang kemarin,” kata AKP Dalmadi seperti dikutip DetikJateng, Rabu (3/8/2022).

Dalmadi menjelaskan pembongkaran kasus ini bermula dari penangkapan terhadap tersangka Kentung sekitar pukul 12.00 WIB oleh Satuan Resnarkoba Polres Boyolali. Dia ditangkap di Jalan Klego-Simo Km 1, wilayah Dukuh Ngembat, Desa Klego, Kecamatan Klego, Boyolali.

”Kentung sudah menjadi incaran petugas karena diduga mengedarkan obat yang masuk dalam daftar G atau obat keras tanpa memiliki izin edar,” terangnya.

Setelah ditangkap, petugas langsung melakukan penggeledahan dan menemukan ribuan butir obat tablet warna putih diduga mengandung bahan yang termasuk dalam daftar obat keras.

Dari penangkapan tersebut, petugas kemudian melakukan pengembangan dan berhasil menangkap tersangka AS alias Ceple di kamar kosnya di Klego. Dari tangan AS, polisi juga mengamankan ratusan pil sejenis yang siap diedarkan.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 197 jo 196 UU No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. Saat ini, keduanya pun tengah mendekam di jeruji besi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: DetikJateng

Comments
Loading...