Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Rampas Uang Rp 64 Juta, Oknum TNI di Banyumas Diamankan

Ilustrasi

MURIANEWS, Banyumas – Seorang oknum anggota TNI di Banyumas diduga berusaha merampas uang sebesar Rp 64 juta yang hendak disetorkan ke bank. Akibat ulahnya itu, Oknum TNI berpangkat Sersan Mayor itu diamankan di Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/1 Purwokerto.

Komandan Kodim 0701/Banyumas Letkol Iwan Dwi Prihartono membenarkan kabar tersebut. Ia pun menjelaskan, aksi tersebut terjadi di depan gudang paralon yang berada Jalan Yos Sudarso, Purwokerto Barat, Kabupaten Banyumas, Senin (1/8/2022) pagi.

”Memang benar pada hari Senin (1/8/2022) sekitar pukul 09.20 WIB terjadi percobaan perampasan yang dilakukan oleh oknum anggota,” kata Iwan seperti dikutip Kompas.com, Rabu (3/8/2022).

Iwan menjelaskan, oknum TNI tersebut berpangkat Serma dengan inisial B. Sehari-hari ia berdinas sebagai Babinsa di Koramil Karanglewas.

Baca: Terungkap! Ada Oknum TNI di Kasus Handi-Salsa

”Percobaan perampasan itu dilakukan Serma B terhadap seorang karyawan gudang paralon bernama Putri saat akan pergi menyetorkan uang ke bank,” terangnya.

Ia pun menyebutkan, saat kejadian berlangsung Serma B baru saja turun piket. Ketika pulang, kemungkinan besar Serma B melihat korban membawa kantong berisi uang.

”Yang bersangkutan mungkin khilaf hingga melakukan percobaan perampasan, karena dalam perjalanan pulang itu melihat membawa kantong (berisi) uang,” ujarnya.

Bahkan, menurut Iwan, sempat terjadi tarik-menarik antara pelaku dan korban sehingga sebagian uang di tas kresek berhamburan di jalan.

”Saat tarik-menarik itu ada yang terhambur uangnya, setelah dihitung yang hilang sekitar Rp 9 juta dari total sekitar Rp 64 juta,” tambahnya.

Atas peristiwa itu, pelaku sempat diamankan di Mapolsek Purwokerto Barat. Namun kini kasus tersebut diproses di Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/1 Purwokerto.

”Saat ini yang bersangkutan telah dibawa ke Madenpom, akan diproses hukum militer. Kami menjunjung tinggi proses hukum militer,” tandasnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Kompas.com

Comments
Loading...