Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Kudus Alami Inflasi 0,38 Persen di Bulan Juli

Ilustrasi

MURIANEWS, Kudus – Kabupaten Kudus pada Bulan Juli  2022 mengalami inflasi sebesar 0,38 persen, dengan indeks Harga Konsumen (IHK) yakni sebesar 111,01.

Angka tersebut terbilang cukup rendah dibanding dengan daerah industri lainnya di Jawa Tengah seperti Kota Tegal, dan Semarang dengan inflasi sebesar 0,59 persen, Kota Purwokerto sebesar 0,39 persen.

Kemudian Kota Surakarta yang juga mengalami inflasi sebesar 0,41 persen, dan Kota Semarang sebesar 0,31 persen. Angka inflasi tersebut pula, juga jauh lebih tinggi dibanding angka inflasi Jawa Tengah dan Indonesia secara keseluruhan.

Jawa Tengah sendiri, mengalami inflasi sebesar 0,51 persen dengan indeks harga sebesar 107,76. Sedangkan Nasional mengalami inflasi sebesar 0,64 persen dengan indeks harga sebesar 111,80.

Baca: Kamu Perlu Tahu, Ini Tujuh Tradisi Suronan Desa-Desa di Kudus

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kudus Rahmadi Agus Santosa menyampaikan, pemicu tingginya inflasi di Kudus adalah karena naiknya harga barang-barang di sepuluh kelompok pengeluaran.

Adapun sepuluh kelompok pengeluaran pendidikan sebesar 0,88 persen, kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,61 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,46 persen, dan kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,44 persen.

Kemudian kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,35 persen, kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,18 persen, dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,14 persen.

Selanjutnya ada kelompok transportasi sebesar 0,10 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,03 persen, dan kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,02 persen.

”Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada Juli 2022, antara lain bawang merah, cabai merah, rokok kretek filter, tarif sekolah dasar, daging ayam ras, dan daun pintu,” kata Rahmadi, Rabu (3/8/2022).

Ia menambahkan, ada satu kelompok yang tidak mengalami kenaikan. Yakni kelompok Informasi, komunikasi, dan jasa keuangan.

”Tingkat inflasi tahun kalender (Desember 2021–Juli 2022) sebesar 4,41 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Juli 2022 terhadap Juli 2021) sebesar 5,54 persen.” tandasnya.

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...