Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Rutan Kudus Penuh, Sejumlah Tahanan Dipindahkan

Rutan Kelas II B Kudus. (Murianews/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus –Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Kabupaten Kudus saat ini sudah overload atau melebihi daya tampung. Alhasil, sejumlah tahanan pun telah dipindah ke penjara yang lain.

Kapasitas Rutan Kudus hanya untuk 104 narapidana atau warga binaan. Namun, saat ini ada sebanyak 153 narapidana yang menempati Rutan Kudus.

Di tahun 2022 ini narapidana di Rutan Kudus ada beberapa yang telah dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) sekitar.

Kepala Rutan Kelas IIB Kudus Suprihadi, mengatakan, memang ada narapidana yang dilakukan pemindahan ke Lapas Pati dan Lapas Semarang. Pemindahan narapidana tersebut juga sudah berdasarkan izin dari Kantor Wiilayah Kemenkumham Jawa Tengah.

”Di samping karena kapasitasnya sudah 153 (sudah overload, red), pemindahan warga binaan juga untuk program pembinaan dan pengamanan. Karena untuk pembinaan sendiri, di Lapas tetangga lebih lengkap dan ada banyak program,” katanya, Selasa (2/8/2022).

Setidaknya, pada tahun 2022 ini, sambung dia, ada delapan orang tahanan yang dipindahkan ke Lapas Pati, dan tujuh tahanan ke Lapas Semarang.

”Pernah dua kali memang di tahun 2022 ini di awal tahun pada bulan Februari dan Maret. Dan mereka itu, yang hukumannya agak tinggi, rata-rata sepuluh tahun ke atas,” ucapnya.

Baca: Kriminalitas Tinggi, Rutan Jepara Over Kapasitas

Ia menjelaskan, meski saat ini warga binaan di Rutan Kelas IIB Kudus melebihi kapasitas, namun pihaknya menilai kapasitas yang ada saat ini masih tergolong layak untuk. Terlebih, saat ini satu kamar berukuran besar, dihuni 24 warga binaan.

”Saat ini 153 masih layak, tidak terlalu berdesakan. Karena satu kamar besar masih dihuni 24 warga binaan. Tapi beda lagi ketika sudah mencapai 180 narapidana, itu sangat tidak layak,” jelasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...