Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Vaksin Covid-19 Dosis Keempat Seberapa Penting? Ini Kata IDI Kudus

Ilustrasi: Warga mengikuti vaksiniasi Covid-19. (Murianews/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah menjalankan kebijakan vaksin dosis keempat bagi tenaga kesehatan (nakes). Ke depan vaksinasi dosis keempat ini juga akan menyasar masyarakat umum.

Untuk kalangan nakes, vaksinasi dosis keempat tersebut dilakukan sejak Jumat (29/7/2922). Lantas seberapa penting dosis keempat itu?

Diketahui, pemberian vaksinasi keempat atau vaksin booster kedua bagi nakes itu sesuai surat edaran Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan nomor HK.02.02/C.3615/2022.

Yakni, vaksinasi dosis keempat diberikan ke nakes yang sudah menerima vaksin booster setidaknya 6 bulan lalu.

Wakil Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kudus dr Dony Wicaksana mengatakan, vaksinasi keempat atau booster kedua bagi nakes tergolong penting. Karena hal itu sebagai upaya untuk mencegah Covid-19.

”Karena Covid-19 saat ini belum selesai. Apalagi ada varian Omicron BA.4 dan BA.5,” katanya, Selasa (2/8/2022).

Baca: 6.500 Nakes di Kudus Segera Disuntik Vaksin Dosis Keempat

Ia melanjutkan, nakes perlu divaksin karena tergolong kelompok berisiko. Sebab, bersentuhan langsung dengan pasien Covid-19.

”Nakes ini dia kan langsung menangani pasien Covid-19. Jadi risiko untuk tertular Covid-19 terbilang tinggi. Sehingga sangat perlu diberi vaksin booster kedua,” sambungnya.

Alasan lainnya, imunitas yang dihasilkan dari vaksin dosis ketiga sudah menurun. Sehingga perlu divaksin lagi dengan vaksin keempat atau booster kedua.

”Dengan adanya vaksin booster kedua bagi nakes saat ini harapannya nakes memiliki imunitas yang baik terhadap Covid-19,” ujarnya.

Baca: Siap-Siap! Warga Kudus Juga Akan Disuntik Vaksin Dosis Keempat

Lebih lanjut, untuk saat ini penggunaan vaksinasi keempat atau booster kedua menurut dr Dony masih difokuskan ke nakes. Sedangkan untuk masyarakat dirasa belum urgen.

”Untuk vaksinasi booster kedua sejauh ini urgensinya baru untuk nakes dahulu. Tetapi untuk masyarakat harus tetap menaati protokol kesehatan,” imbuhnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...