Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Pengawasan Pemilu 2004-2019 di Jepara Dibukukan

Pengawasan Pemilu 2004-2019 di Jepara Dibukukan
Bawaslu Jepara luncurkan buku dan film jelang tahapan awal Pemilu 2024. (Murianews/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Pengawasan Pemilu di Kabupaten Jepara dirangkum dalam sebuah buku ‘Historia Pengawas Pemilu di Kota Ukir’. Buku karya Bawaslu Jepara diluncurkan Senin (1/8/2022) petang.

Ketua Bawaslu Jepara Sujiantoko mengatakan, buku itu berisi dokumentasi perjalanan pengawasan pemilu sejak 2004 sampai 2019.

“Sejarah tak boleh dilupakan. Melalui buku ini, publik bisa mengetahui proses pengawasan pemilu Pilkada 2004-2019,” kata Sudjiantoko, Selasa (2/8/2022).

Baca: KPU Jepara Sosialisasikan Tahapan Pemilu 2024 ke Parpol

Ia berharap, buku itu bisa menjadi sumber literasi dan refrensi bagi perguruan tinggi maupun peneliti untuk membuat karya ilmiah.

Dalam buku itu meriwayatkan peristiwa-peristiwa dan dinamika pengawasan Pemilu 2004-2019. Buku itu pun bisa jadi bahan evaluasi baik dari Bawaslu maupun masyarakat serta pentingnya pengawasan.

Peluncuran buku itu dihadiri mantan Ketua Panwaskab (nama Bawaslu sebelum putusan MK) 2007, Mashudi. Ia mengatakan budaya literasi dan partisipasi masyarakat sama pentingnya.

Dalam peluncuran itu, Mashudi juga menceritakan dinamika pengawasan 2004 lalu. Baginya, pada tahun itu merupakan masa-masa perjuangan. Menurutnya, suksesnya pengawasan Pemilu bukan pada banyaknya penanganan pelanggaran, namun ketika tidak ada laporan.

Pengawasan, kata dia, mesti berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Menurutnya, jika kerja Bawaslu sesuai dengan norma dan menjaga netralitas, maka Bawaslu dan Pemilu menjadi progresif.

”Literasi penting dan kerja Bawaslu harus norma hukum agar pemilu berjalan demokratis,” Kata Mashudi.

Di samping diluncurkan, buku itu juga dibedah Sukardi. Ketua Panwaslu Jepara 2004 itu berpendapat, buku tersebut bisa jadi pemantik bagi penulis lain.

”Buku ini untuk kepentingan Bersama dan sebagai pemantik untuk menerbitkan episode selanjutnya,” Kata Sukardi.

Selain meluncurkan buku, Bawaslu juga melaunching film berjudul “Dunduman”. Film ini memberikan pemahaman pada masyarakat apabila terdapat pelanggaran Pemilu. Di dalamnya, masyarakat dapat mengetahui tata cara melakukan pelaporan ke Bawaslu.

Film Dunduman ini berpegang pada Peraturan Bawaslu Nomor 7 Tahun 2018 tentang Penanganan Pelanggaran Pemilu. Melalui peluncuran dua karya ini, Bawaslu Jepara selalu mengharapkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan dan penanganan pelanggaran.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...