Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Internasional

Bocah Kembar Siam Berhasil Dipisahkan Setelah Operasi Virtual Selama 27 Jam

Bayi Kembar Siam Berhasil Dipisahkan Setelah Operasi Virtual Selama 27 Jam
Bocah kembar siam sebelum dipisahkan melalui prosedur operasi virtual selama 27 jam (Mylondon.news)

MURIANEWS, Jakarta – Sebuah peristiwa luar biasa kembali terjadi di dunia ini. seorang bocah berusia tiga tahun yang merupakan kembar siam dempet kepala, akhirnya berhasil dipisahkan setelah dilakukan operasi maraton selama 27 jam.

Kedua bocah yang bernasib malang itu adalah Bernando dan Arthur Lima yang merupakan warga Brasil. Untuk menjalani pemisahan dempet kepala tersebut, upaya operasi virtual dilakukan oleh para tim medis.

Operasi dilakukan di dua lokasi sekaligus, yakni Rio de Janeiro, Brasil dan di London dengan cara virtual menggunakan headset VR. Para ahli bedah di London dan Rio de Janeiro bekerja sama menggunakan headset VR sehingga mereka bisa berada di ruangan yang sama satu sama lain meskipun terpisah 6.000 mil.

Baca: Jenguk Bayi Kembar Siam Asal Semarang di RSUD Moewardi Solo, Begini Respon Ganjar

Ahli bedah telah menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk mempersiapkan operasi menggunakan realitas virtual berdasarkan pemindaian CT dan MRI Bernardo dan Arthur. Ahli bedah anak Noor ul Owase Jeelani menggambarkan hal ini sebagai barang zaman ruang angkasa.

Ahli bedah saraf Inggris di Great Ormond Street Hospital ini berhasil memisahkan kedua anak kembar itu yang memiliki otak menyatu melakukan operasi yang terakumulasi selama 27 jam.

”Luar biasa, sangat bagus untuk melihat anatomi dan melakukan operasi sebelum Anda benar-benar menempatkan anak-anak pada risiko apa pun,” terang Dr Jeelani,  dikutipdari Okezone.com, Selasa (2/8/2022).

”Anda dapat membayangkan betapa meyakinkannya hal itu bagi para ahli bedah. Dalam beberapa hal, operasi ini dianggap sebagai yang tersulit di zaman kita, dan melakukannya dalam realitas virtual benar-benar merupakan pekerjaan manusia di Mars,” sambungnya.

Baca: Heboh, Anak Sapi Milik Warga Ngaringan Grobogan Punya 2 Kepala

Operasi itu dilaporkan rumit karena jaringan parut dari operasi sebelumnya, tetapi putaran perawatan rumah sakit terbaru terbukti berhasil.

MyLondon melaporkan Dr Jeelani mengatakan dia benar-benar lelah setelah operasi, di mana dia hanya mengambil empat kali istirahat selama 15 menit untuk makan dan minum

”Ada banyak air mata dan pelukan. Sungguh luar biasa bisa membantu mereka dalam perjalanan ini,” terangnya.

Untuk diketahui, dalam operasi virtual pemisahan kepala siam tersebut menggunakan bantuan 100 anggota staf medis, salah satu prosedur medis paling kompleks yang pernah diselesaikan.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Okezone.com

Comments
Loading...