Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Sadis! Korban Begal di Semarang Dibacok Hingga Tembus Paru-Paru

Pasien Covid-19
Ilustrasi pasien. (Freepik)

MURIANEWS, Semarang – Korban begal di Semarang saat ini tengah kritis. Hal ini setelah remaja bernama Arya Putra Dirgantara (18) itu dibacok begal hingga tembus ke paru-paru saat pulang main game online bersama tujuh temannya.

Kerabat korban, Deny Karter Yulianto mengatakan, kejadian pembegalan yang terjadi di Jalan Suratmo, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (31/7/2022) dini hari membuat saudaranya harus menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. Kariadi.

”Saat ini sedang di UGD (RSUP) Kariadi. Dia kena bacok punggung kiri dan tembus hingga paru-paru,” katanya seperti dikutip Solopos.com, Senin (1/8/2022).

Baca: 8 Remaja Dibegal saat Pulang Main Game Online, 1 Kritis

Deny menjelaskan, insiden yang menimpa keponakannya tersebut bermula saat pulang main game online di rumah temannya, sekitar pukul 03.00 WIB atau 04.00 WIB.

Tiba-tiba, saat di perjalanan pulang ke rumah dibacok orang tidak dikenal. Saat itu, keponakannya bersama lima orang temannya berboncengan dengan mengendarai tiga sepeda motor.

”Keponakan saya saat itu membonceng dan paling parah keponakan saya,” terangnya saat dihubungi awak media, Senin (1/8/2022).

Atas insiden ini, kata Deny, dua teman korban mengalami hal serupa dan melaporkan ke Polsek Semarang Barat. Sementara keponakannya akan melaporkan kejadian itu Polrestabes Semarang.

”Dua temannya sudah laporan di Polsek Semarang Barat,” tuturnya.

Sebelumnya, Kapolsek Semarang Barat, Kompol Dicky Hermansyah, membenarkan peristiwa pembegalan yang dialami oleh sejumlah remaja itu.

Menurutnya, ada dua tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi yang sama pada perkara tersebut.

Kompol Dicky menyebut korban pembegalan tersebut sebanyak delapan. Salah satu korban yang mengalami cukup parah bernama Arya Putra Dirgantara.

Baca: Dua Begal di Kudus yang Putuskan Tangan Korban Divonis 12 Tahun

Dia menyampaikan awalnya delapan remaja itu sedang bermain game online di rumah ibu korban berinisial G.

“Karena orang tua G telah pisah rumah meminta kepada teman-temannya untuk diantar ke rumah bapaknya di Mijen,” ungkapnya, Senin (1/8/2022).

Dicky menjelaskan para korban ini berboncengan dengan menggunakan empat sepeda motor.

Saat itu, tiga sepeda motor sudah melaju di depan dan korban G yang berboncengan dengan rekan berinisial R itu di belakangnya.

“Kemudian di depan BKSDA Jalan Suratmo, G dibacok 4 orang yang tidak dikenal menggunakan (sepeda motor) Vario dan CB warna putih. Setelah terkena bacok korban G bersama temannya putar arah,” katanya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...