Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Metro Jateng

Ganjar Dukung Penambahan Kuota Haji dan Asrama Haji di Jateng

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menyambut tim Komisi VIII RI di Surakarta. (Istimewa)

MURIANEWS, Surakarta – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan dukungan peningkatan kuota haji dan pembuatan asrama haji baru di Jawa Tengah.

Dukungan itu disampaikan Ganjar saat menyambut kunjungan kerja reses Komisi VIII DPR RI bersama Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka di Kantor Wali Kota Surakarta, Senin (1/8/2022).

”Komisi VIII ingin memastikan beberapa mitra kerjanya. Tadi ada terkait yang utama soal haji, sekaligus evaluasi pelaksanaan. Kemungkinan kuota akan meningkat maka beberapa tempat menjadi pertimbangan untuk membuat asrama haji baru. Hari ini mereka akan meninjau di Donohudan,” kata Ganjar usai acara.

Baca: Kunker di Jateng, Komisi VIII Sebut Kuota Haji Internasional 2023 Naik Jadi 5 Juta

Ganjar menjelaskan banyak sekali simulasi-simulasi untuk mereka agar bisa memberikan fasilitas yang baik. Di antaranya bagaimana naik pesawat, membuka kunci hotel, bahkan terkait kran panas-dingin.

Hal itu memang seakan sepele tetapi perlu disimulasikan karena tidak semua jemaah haji tahu caranya. Sebab di temukan beberapa kasus jemaah haji di tanah suci kesulitan menggunakan fasilitas itu.

”Itu sepele tapi sangat penting. Tentu saja berkaitan dnegan peningkatan jumlah kapasitas calon jemaah haji, khususnya yang di Jawa Tengah, rasa-rasanya perlu satu lagi dibuat asrama haji tetapi di wilayah Pantura. Sebenarnya yang paling bagus di sekitar Semarang Raya, apakah nanti di Semarang, Demak, atau Kendal. Sekarang kita akan coba carikan,” kata Ganjar.

Baca: Kuota Haji Untuk Indonesia Diprediksi Hanya 70 Ribu Jemaah

Sebelumnya, Ketua Tim Reses Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang mengatakan ada kemungkinan kuota jemaah haji internasional akan ditambah dari sebelumnya 2 juta menjadi sekitar 5 juta.

Peningkatan itu tentu juga akan berpengaruh pada kuota jemaah haji dari Jawa Tengah. Apalagi Jawa Tengah merupakan salah satu daerah penyumbang kuota jemaah haji terbanyak dari Indonesia.

”Oleh karena itu, kami ingin ada satu asrama haji lagi di wilayah Pantura, nanti bandaranya melalui Bandara Internasional Ahmad Yani. Sudah ada beberapa usulan lokasi tapi masih perlu tindak lanjut lagi, jadi kami ingin pemerintah provinsi ikut membantu penyiapan lahan,” katanya.

Sebagai informasi, pada tahun 2022 ini calon haji yang berasal dari Jawa Tengah berjumlah 13.776 jamaah dari total 100.051 jamaah haji seluruh Indonesia.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...