Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

886 Posyandu di Kudus Siap Layani Imunisasi Anak

Ketua TP PKK Kudus Mawar Hartopo saat memberi imunisasi tetes saat pencanangan BIAN Kudus. (Murianews/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, Jawa Tengah, mulai menjalankan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) tahun 2022. Sebanyak 886 pos pelayanan terpadu (Posyandu) di sembilan kecamatan di Kota Kretek pun disiapkan untuk melayani imunisasi anak.

Selain posyandu, ada 19 Puskesmas di Kudus yang juga siap menjalankan imunisasi itu.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus dr Andini Aridewi menyampaikan, pelaksanaan imunisasi di masing-masing posyandu akan dijadwalkan secara berkala. Mengingat banyaknya target anak yang akan diimunisasi, yakni sebanyak 43.272 anak.

”Tahap awal ini  memaksimalkan posyandu yang ada di desa atau kelurahan yang ada di Kudus,” kata Andini, Senin (1/8/2022).

Ketika nanti memang diperlukan jemput bola, lanjut dia, tim imunisasi akan menyasar PAUD maupun kelompok bermain (KB) di Kabupaten Kudus. Pelaksanaan jemput bola juga dilakukan untuk skrining anak wajib imunisasi.

”Bilamana harus mendekatkan akses ke sekolah, kami akan lakukan. Ini berjalan dulu yang ada di Posyandu,” sambungnya.

Andini menambahkan, ada dua jenis imunisasi yang akan dilaksanakan pada BIAN tahun 2022 ini.

Baca: BIAN di Kudus Dimulai, 43 Ribu Lebih Anak Jadi Sasaran Imunisasi

Yakni imunisasi measles dan rubella (MR) yang menyasar anak usia 9 bulan hingga 59 bulan dan imunisasi kejar dengan sasaran anak usia 12-59 bulan.

Sasaran imunisasi Kejar terdiri dari vaksinasi DPT-HB-Hib sasarannya 3.450, OPV (polio tetes) sasar 3.450 dan IPV (polio suntik) sasar 5.500 anak usia 12-59 bulan.

”Untuk imunisasi MR diberikan ke semua anak tanpa memandang imunisasi sebelumnya apakah sudah lengkap atau belum, usianya juga mulai dari 9 sampai 59 bulan,” tandas Andini.

Bupati Kudus HM Hartopo menyampaikan, pemerintah akan berupaya semaksimal mungkin dalam mengejar target tersebut. DKK Kudus, juga telah diminta untuk membentuk tim guna percepatan program BIAN  tersebut.

”Setidaknya, capaian harus bisa tembus 95 persen di akhir bulan nanti, karena in kan vaksin yang penting bagi anak-anak,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...