Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Jelang Hari Kemerdekaan, Penjual Bendera Menjamur di Pati

Jelang Hari Kemerdekaan, Penjual Bendera Menjamur di Pati
Pembeli sedang memilih bendera milik Andi. (Murianews/Istimewa)

MURIANEWS, Pati – Menjelang Hari Kemerdekaan Indonesia ke 77, penjual bendera mulai menjamur di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Beberapa ruas jalan di Pati sudah mulai berhias sejumlah penjual bendera. Mereka memajang barang dagangannya di beberapa trotoar.

Andi misalnya. Dia jauh-jauh dating dari Garut, Jawa Barat untuk berjualan bendera di Pati. Ia sendiri memilih jualan di dekat Alun-alun Pati karena merasa tempat tersebut cukup ramai dan strategis.

Dia sudah tiba di Pati untuk berjualan bendera sejak 21 Juli 2022. Menurutnya, penjualannya masih sepi. Namun, ia mengaku penghasilannya sudah cukup untuk menyambung hidup.

”Memang kalau sekarang masih sepi. Tapi ramainya biasanya dari awal-awal Agustus sampai tanggal 16 Agustus,” terangnya.

Baca: Ternyata Jembatan Juwana Pati Lekat dengan Kisah Kemerdekaan

Di sana, ia menjual beragam bentuk dan ukuran bendera merah putih serta pernak-pernik kemerdekaan. Mulai dari umbul-umbul, bendera panjang, bendera pendek hingga bendera untuk hiasan mobil pun di jual Andi.

Harga yang ditawarkan, mulai dari Rp 25 ribu hingga Rp 45 ribu. Seperti, bendera panjang, ia patok Rp 40 ribu. Sementara, bendera kecil dijualnya dengan harga Rp 25 ribu.

”Tapi biasa yang dicari di sini umbul-umbul panjang, sekitar Rp 45 ribu kalau saya nawarin. Tapi biasanya jadi sampai Rp 30 ribu. Kalau yang bendera kecil paling Rp 25 ribu,” ujarnya.

Setidaknya ada 10 orang yang dikenalnya mencoba peruntungan yang sama di Pati. Namun, orang-orang yang juga dari Garut itu tersebar di sejumlah titik.

”Dari Garut ke sini untuk jualan bendera, ada banyak, ada yang misah, ada yang bareng. Ada 10 orang. Selain Garut ada dari Semarang Kudus teman saya. Rata-rata pendatang,” tutur dia.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...