Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

BIAN di Kudus Dimulai, 43 Ribu Lebih Anak Jadi Sasaran Imunisasi

Salah seorang anak di Kudus mendapatkan imunisasi. (Murianews/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, dimulai. Sebanyak 43.272 anak di Kota Kretek pun jadi sasarannya.

Ada dua jenis imunisasi yang akan dilaksanakan pada BIAN tahun 2022 ini. Yakni imunisasi measles dan rubella (MR) yang menyasar anak usia 9 bulan hingga 59 bulan dan imunisasi kejar dengan sasaran anak usia 12-59 bulan.

Bupati Kudus HM Hartopo menyampaikan, pemerintah akan berupaya semaksimal mungkin dalam mengejar target tersebut. Dinas Kesehatan Kabupatan (DKK) Kudus, juga telah diminta untuk membentuk tim guna percepatan program BIAN.

”Setidaknya, capaian harus bisa tembus 95 persen di akhir bulan nanti, karena ini kan vaksin yang penting bagi anak-anak,” kata Hartopo usai membuka BIAN di Puskesmas Wergu Wetan, Kota, Kudus, Senin (1/8/2022).

Baca: Ini Jadwal Imunisasi BIAN di Wilayah Kerja Puskesmas Kaliwungu Kudus

Tim vaksinasi juga diminta untuk gencar menyosialisaikan pentingnya imunisasi kepada orang tua yang masih memiliki anak usia balita. Pasalnya di lapangan, masih banyak dijumpai orang tua yang minim edukasi akan vaksinasi ini.

”Masih banyak orang tua yang tidak paham, fungsi dan manfaat imunisasi sehingga mereka santai-santai tidak melakukan imunisasi ke anak-anaknya, padahal itu perlu untuk mencegah penyakit berbahaya,” ujarnya.

Ia menambahkan, bagi orang tua yang menyuntikkan imunisasi wajib membawa buku Kesehatan Ibu dan Anak. Karena, dari buku tersebut petugas kesehatan bisa mengetahui imunisasi apa yang diberikan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DKK Kudus dr Andini Aridewi merincikan sasaran imunisasi Kejar terdiri dari vaksinasi DPT-HB-Hib sasarannya 3.450, OPV (polio tetes) sasar 3.450 dan IPV (polio suntik) sasar 5.500 anak usia 12-59 bulan.

”Untuk imunisasi MR diberikan ke semua anak tanpa memandang imunisasi sebelumnya apakah sudah lengkap atau belum, usianya juga mulai dari 9 sampai 59 bulan,” tandas Andini.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...