Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Belum Punya Hunian Layak? Ada 222.586 Unit Rumah Bersubsidi dari PUPR

Belum Punya Hunian Layak? Ada 222.586 Unit Rumah Bersubsidi dari PUPR
Ilustrasi memiliki rumah (Freepik)

MURIANEWS, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah berkomitmen untuk memberikan hunian bersubsidi sebanyak 222.586 unit rumah.

Ini merupakan kesempatan bagi warga yang belum mempunyai hunian, sehingga bisa ambil bagian untuk memiliki rumah bersubsidi dari Kementerian PUPR.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan Kementerian PUPR mendorong masyarakat khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk memiliki hunian layak. Selain itu juga untuk mengatasi kekurangan perumahan (backlog).

Baca: Ini Janji Manis Pengembang Hunian WNA ke Warga Karimunjawa

”Pemerintah berkomitmen untuk memberikan hunian yang layak bagi MBR. Kami harap dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima bantuan dengan memiliki rumah yang lebih layak, sehat dan nyaman,” kata Menteri Basuki, dikutip dari Kompas.com, Senin (1/8/2022).

Sementara Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Herry Trisaputra Zuna mengatakan, ada beberapa kemudahan yang disediakan untuk masyarakat. Beberapa diantaranya seperti Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Kemudian terdapat juga Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT), Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM), dan Pembiayaan Tapera.

Baca: Mulai Juli Harga Rumah Subsidi Naik Jadi Rp 140 Juta

Dia menambahkan, sampai 28 Juli 2022 Kementerian PUPR telah menyalurkan KPR FLPP sebanyak 106.346 unit atau setara 53,2 persen. Sementara target BP2BT telah diberikan kepada sebanyak 3.024 unit hunian atau 13,4 persen dari target.

”Dengan semangat dari para stakeholders untuk menyediakan rumah bagi masyarakat, kami sangat optimis target tersebut dapat tercapai,” ucap Herry.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Kompas.com

Comments
Loading...