Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Kominfo Cabut Sementara Pemblokiran Paypal, Warga Segera Pidahkan Uang

Kominfo Cabut Sementara Pemblokiran Paypal, Warga Segera Pidahkan Uang
Aplikasi Paypal (Freepik)

MURIANEWS, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) membuka blokir sementara Paypal. Karena itu, masyarakat yang mempunyai uang di layanan keuangan digital itu, diimbau untuk segera memindahkan uangnya.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo Samuel Abrijani Pangerapan mengatakan, hingga saat ini pihak Paypal belum melakukan komunikasi dengan Kominfo. Sehingga pembukaan blokir sifatnya hanya sementara.

”Ini kami buka untuk memberikan kesempatan pada masyarakat untuk melakukan migrasi agar semua uangnya tidak hilang. Karena sampai saat ini PayPal belum melakukan komunikasi dengan kami, karena sesuai UU harus berizin,” katanya, dikutip dari Detik.com, Minggu (31/7/2022).

Baca: Paypal Diblokir, Deddy Corbuzier Marah-marah sampai Tantang Kominfo

Kominfo sendiri sudah membuka blokir PayPal sejak pukul 8 pagi tadi. Pembukaan blok PayPal sementara ini dilakukan selama 5 hari kerja. Artinya terhitung dari Senin besok (1/8/2022) hingga Jumat (5/8/2022) pukul 23.59 WIB.

Pembukaan pemblokiran ini sejatinya juga memberikan tenggat waktu kepada PayPal untuk melakukan pendaftaran PSE. Jika hingga Jumat pukul 23.59 WIB PayPal belum juga melakukan pendaftaran, maka Kominfo akan kembali melakukan pemblokiran.

”Kalau tidak ada respons juga ya kami mohon maaf kepada masyarakat sekali lagi. Karena itu adalah untuk menegakkan kedaulatan kita dan ini untuk memulai ekosistem digital dan ekonomi digital dengan kondisi yang aman dan nyaman,” tegasnya.

Baca: Kominfo Janji Buka Blokir Paypal, Asalkan…..

Oleh karena itu pihaknya mengimbau masyarakat untuk melakukan antisipasi dengan memindahkan uangnya dari PayPal. Dia juga menyarankan masyarakat agar menggunakan platform layanan keuangan digital lainnya.

”Tolong segera cari layanan pembayaran yang lain, karena layanan pembayaran sudah banyak. Di Indonesia pun sudah ada beberapa, silahkan manfaatkan. Mudah-mudahan bisa dimanfaatkan dengan baik,” kata Samuel.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...