Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Pasangan Ganda Campuran Melati-Verrel Masih Perlu Diuji

Melati Daeva
Ganda campuran PB Djarum Verrel Yustin Mulia/ Melati Daeva Oktavianti di ajang kejuaraan bulutangkis Piala Kapolda Jawa Timur 2022. (dok.PB Djarum)

MURIANEWS, Kudus – Melati Daeva Oktavianti saat ini dipasangkan dengan atlet PB Djarum Verrell Yustin Mulia. Ketua Umum Pengprov PBSI Jateng, Basri Yusuf memiliki penilaian tersendiri terhadap kedua pasangan tersebut.

Sejak ‘dipisahkan’ dari Praveen Jordan yang sedang cedera, Melati dipasangkan dengan Verrel. Mereka bahkan sudah menjalani debut di ajang Piala Kapolda Jawa Timur pada 11 Juli 2022 sampai 17 Juli 2022 lalu. Mereka berhasil meraih posisi runner up.

Pada pertandingan final di turnamen itu, pasangan ini dikalahkan oleh pasangan ganda yang juga berasal dari PB Djarum, Gloria Emanuelle Widjaja/ Dejan Ferdiansyah. Melati/Verrel kalah 19-21 dan 15-21.

Terhadap pasangan Melati-Verrel, Basri Yusuf menilai performa pasangan baru tersebut tidak bisa diukur hanya dengan satu ajang turnamen saja. Tetapi, setidaknya harus diuji dari lima sampai sepuluh turnamen.

BACA JUGA: Soal Patner Melati Daeva, PB Djarum Tunggu Kondisi Praveen Jordan

“Untuk analisanya, tidak bisa mengambil kesimpulan dari data satu dua pertandingan saja. Harus banyak data yang digunakan sebagai bahan analisa supaya lebih solid,” katanya, Sabtu (30/7/2022).

Menurutnya, semakin banyak data yang digunakan, akan semakin baik dan semakin jelas parameter yang digunakan untuk mengukur performa atlet. Basri menyebut, untuk mengukur performa atlet dibutuhkan lima sampai sepuluh kali turnamen.

“Begitu juga ketika Praveen sembuh harus dicek dahulu, minimal dengan melihat preformanya dalam lima sampai sepuluh pertandingan. Baru bisa disimpulkan performa Praveen seperti apa,” sambungnya.

Menurutnya, jika sudah dilakukan analisa lewat sepuluh pertandingan dengan hasil analisa menujukan 50 persen, dapat dikatakan hasilnya bagus. Sementara, jika hasilnya hanya menunjukkan 30 persen, maka dapat dikatakan performa atlet tidak bagus.

“Harapan saya untuk Melati-Verrel performanya bisa lebih bagus. Kemudian untuk Praveen bisa segera pulih dan kembali ke performa terbaik,” harapnya.

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Budi Erje

Comments
Loading...